Kapasitas Ruang Isolasi RSUD Bahteramas Masih Memadai – Kendari Pos
Metro Kendari

Kapasitas Ruang Isolasi RSUD Bahteramas Masih Memadai

KENDARIPOS.CO.ID — Keterbatasan ruang perawatan pasien covid-19 yang terjadi di sejumlah daerah di Indonesia belum terjadi di Sultra. Hingga kini, ruang isolasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas belum semuanya terisi. Jika terisi, Pemprov Sultra masih memiliki ruang perawatan lainnya seperti eks gedung SMA Angkasa, RSJ Kendari, Bapelkes hingga Badan Diklat Sultra.

Direktur RSUD Bahteramas, dr Hasmuddin mengatakan ruang isolasi pasien covid-19 sebanyak 41 kamar. Sejauh ini, baru 31 yang digunakan sementara 10 kamar lainnya masih kosong. Makanya, pasien covid-19 di RSUD Bahteramas relatif masih tertangani

“Pasien Covid-19 di RSUD Bahtermas per pagi hari ini (kemarin red) sebanyak 31 orang dan ditempatkan di 31 kamar. Untuk sisa kamarnya masih ada 10 kamar kosong. Jadi memang masih cukup ruang,” ungkap dr Hasmuddin, Direktur RSUD Bahteramas, Rabu (16/9).

Sejauh ini, pasien yang dirawat telah banyak yang disembuhkan. Secara presentase, tingkat kesembuhan di rumah sakit plat merah ini sangat tinggi. Pasien yang sembuh tak langsung tak langsung dikeluarkan tapi harus mengikuti protokol kesehatan sesuai dengan protap dari Kemenkes.

“Kalau sudah tidak bergejala sesuai dengan aturan sudah boleh di keluarkan selama 10 hari isolasi di rumah sakit. Kemudian setelah 10 hari di rawat di rumah sesuai kebijakan kita kemudian di transisi di Bapelkes selama tiga hari baru pulang ke rumahnya. Jadi begitu, dia kelaur di rumah sakit baru dia pindah Bapelkes dan diawasi dua tiga hari kalau tidak ada masalah baru pulang ke rumah,” jelasnya.

Dari data yang dikeluarkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes), pelayanan RS di Sultra semakin baik meski tingkat hunian masuk urutan ketiga. Saat ini, tingkat hunian mencapai 68 persen di bawah provinsi DKI dan Bali. Ini menandakan rumah sakit itu termanfatkan oleh pasien.

Semakin tinggi angka hunian berarti rumah sakit itu di gunakan oleh masyarakat. Ada kemarin yang berpersepsi negatif tinggi hunian rumah sakit. Padahal justru kita berbangga bahwa rumah sakit tinggi huniannya karena pemerintah terus bekerja memutus mata rantai Covid-19 ini. Untuk itu dengan grafik tersebut bahwa RS di Sultra terbukti di gunakan oleh masyarakat” pungkasnya. (b/rah)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy