Genjot Pembangunan, Sulkarnain Tak Alergi Kritikan Parlemen – Kendari Pos
Metro Kendari

Genjot Pembangunan, Sulkarnain Tak Alergi Kritikan Parlemen

KENDARIPOS.CO.ID — Tiga tahun sudah, H. Sulkarnain Kadir memimpin Kota Kendari. Bersama Siska Karina Imran, berbagai torehan prestasi telah diraih Pemkot Kendari. Tidak hanya menyangkut sarana dan prasarana infrastruktur kota yang terus menggeliat, Pemkot Kendari berhasil mempertahankan predikat opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (kiri) menerima berita acara penyerahan dari Ketua DPRD Kota Kendari, H Subhan (kanan).

Kinerja positif yang ditorehkan selama tiga tahun membangun kota tentu bukan perkara yang mudah. Apalagi Pemkot punya misi besar yakni bagaimana menjadikan Kendari sebagai kota yang layak huni berbasis ekologi (lingkungan), teknologi dan informasi atau seperti yang sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menegah Daerah (RPJMD) 2017 – 2022.

Kendati demikian, Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir tak ingin jemawa. Ia menganggap capaian yang diraih tak lepas dukungan semua elemen masyarakat. Salah satunya bersinergi dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari. “Tentu misi ini membutuhkan dukungan dan partisipasi dari berbagai elemen sebagai satu kesatuan untuk mewujudkan target yang diharapkan. Sejauh ini, parlemen menjadi mitra strategis dalam menggenjot pembangunan di Kota Kendari. Masukan, kritikan dan saran cukup banyak membantu pemerintah tertama dalam menyusun program kerja,” katanya.

Ketua DPRD Kota Kendari, H. Subhan mengatakan hubungan dewan dengan pemkot masih berjalan dengan baik dan saling suport. Dalam menjalankan sebuah pemerintahan, pihak eksekutif dan legislatif harus membangun harmonisasi agar yang dicanangkan untuk Kota Kendari beserta masyarakatnya bisa berjalan dengan baik dan tersinergikan.

“Kalau bicara senergi itulah hasil yang hari ini kita perlihatkan. Kalaupun kita bicarakan apakah harmonisasinya berjalan, yah kita harus lihat akarnya. Akarnya adalah sistem. Kalau berbicara sistem kembali kepada relugasi,” kata Subhan.

Sebagai wujud implementasi otonomi daerah, pihaknya selalu memperhatikan regulasi-regulasi yang akan dibuat. Sehingga DPRD bisa memperlihatkan produk yang dihasilkan, dianggap produktif dan tidak lamban dalam menyelesaikan tugas pokok dan fungsinya serta yang paling penting menjaga hubungan baik dengan eksekutif.

“Sebagaimana tugas kami yang harus dijalankan, yakni fungsi kontrol atau pengawasan, fungsi legislasi, dan fungsi budgeting. Ini sangat penting dalam proses pengambilan kebijakan apalagi kebijakan untuk pembangunan. Saya harap sinergi dan harmonisasi yang selama ini terjalin, bisa terawat dan terbina guna pencapaian misi pemkot, yakni menjadikan Kendari sebagai kota layak huni berbasis ekologi (lingkungan), teknologi dan informasi,” jelasnya. (b/adv/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy