Dukungan Parpol Wajib Sesuai Sipol – Kendari Pos
Politik

Dukungan Parpol Wajib Sesuai Sipol

KENDARIPOS.CO.ID — KPU Muna mengimbau kontestan Pilkada 2020 memerhatikan kelengkapan syarat pencalonan jelang pendaftaran 4 hingga 6 September mendatang. Dukungan parpol atau gabungan parpol dianggap sah jika sesuai data dalam sistem informasi partai politik (Sipol).

Kubais

Ketua KPU Muna, Kubais menerangkan ada dua dokumen dari parpol yang wajib disertakan bagi setiap pasangan calon pada saat mendaftarkan diri. Dokumen itu antara lain formulir B1-KWK atau surat keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) parpol yang diteken Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal atau sebutan lain sesuai AD/ART tentang dukungan terhadap pasangan calon. Dokumen kedua adalah formulir B-KWK atau surat persetujuan dari pengurus parpol tingkat II atau kabupaten tentang dukungan terhadap pasangan calon. “Parpol dan paslon wajib menyertakan dokumen itu saat datang mendaftar,” jelasnya.

Ia menerangkan, baik formulir B-KWK maupun BI-KWK tersebut akan dicocokan dengan Sipol. Item yang disesuaikan tersebut antara lain identitas atau nama pengurus dalam surat keputusan parpol dalam Sipol dan nama pengurus yang tercantum dalam formulir dukungan pada pasangan calon.

“Identitas itu juga akan disesuaikan dengan kartu tanda penduduk khusus masing-masing pengurus parpol tingkat II. Makanya, KPU mengimbau agar pengurus parpol terutama Ketua dan Sekretaris wajib mendampingi pasangan calon pada saat mendaftar nanti. Wajib datang dan bawa KTP. Jika berhalangan maka harus didukung surat keterangan sakit dari instasi berwenang serta menyerahkan mandat resmi kepada kuasanya,” terangnya.

Kesesuaian identitas pengurus parpol dengan yang tertera dalam Sipol diatur dengan sangat ketat. KPU kata Kubais, tidak akan menyatakan sah dukungan parpol jika nama lengkap pengurus parpol berbeda dengan Sipol, sekalipun hanya soal ejaan ataupun huruf. Ia meminta agar hal ini diperhatikan secara seksama oleh setiap partai politik sebelum datang mendaftar di KPU.

“Kami pun sudah bersurat ke setiap perwakilan parpol di Muna agar kepengurusannya disesuaikan dengan Sipol. Karena, jika sudah mendaftar dan sudah menandatangani berita acara penyerahan dokumen itu di KPU, maka parpol tidak bisa menarik kembali dokumennya bahkan untuk alasan perbaikan. Karena KPU akan segera melakukan verifikasi hari itu juga dengan merujuk ke Sipol,” jelasnya.

Ia melanjutkan, konsekuensi terhadap dokumen parpol itu bisa sampai menggugurkan syarat pencalonan dari kandidat. Dukungan partai yang kepengurusannya sampai ditingkat kabupaten berbeda dengan Sipol maka tidak sah berlaku bagi paslon. “Sebaiknya sebelum ke KPU nanti agar dokumen ini diperhatikan. Dicocokan dengan Sipol,” imbuhnya. (ode/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy