Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Launching Infrastruktur Simpul Transportasi di Sultra – Kendari Pos
Nasional

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Launching Infrastruktur Simpul Transportasi di Sultra

KENDARIPOS.CO.ID — Visi Pemprov Sulawesi Tenggara dalam kendali Gubernur Ali Mazi searah dan sejalan dengan visi pemerintah pusat dalam mendorong konektivitas antarpulau di Sultra. Pembangunan tiga infrastruktur simpul transportasi darat di Sultra menjadi bukti kompaknya kolaborasi pemerintah pusat dan daerah.

Gubernur Sultra Ali Mazi (batik biru), Dirjen Hubdat Kemenhub Budi Setiyadi (tujuh dari kanan), Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae (enam dari kanan), Ketua DPRD Sultra Abdurahman Shaleh (lima dari kanan), Kepala BPTD Wil. XVIII Sultra Benny Nurdin Yusuf (kiri), Sekprov Sultra Hj. Nur Endang Abbas (dua dari kiri), Kadishub Sultra Hado Hasina (kanan), Direktur Ditlantas Polda Sultra Kombes Pol Faizal (empat dari kiri), Kabinda Sultra Aminullah (enam dari kiri) saat launching pembangunan infrastruktur transportasi darat di Terminal Puuwatu, Kendari, Sabtu (19/9).

Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Budi Setiyadi hadir di Sultra dan meluncurkan pembangunan Terminal A Puuwatu di Kota Kendari, pelabuhan penyeberangan Kaledupa, Tomia, Binongko di Wakatobi dan pelabuhan penyeberangan Siompu Kadatua di Buton Selatan. Seremoni peluncuran itu digelar serentak di Terminal Puuwatu, akhir pekan lalu.

Dirjen Perhubungan Darat, Budi Setiyadi menuturkan pemerintah pusat akan terus mendukung peningkatan dan pengembangan suatu wilayah khususnya disektor perhubungan. Dirinya berharap pembangunan tiga infrastruktur simpul transportasi yang akan dibangun di Sultra mesti dimanfaatkan dan dipelihara dengan baik.

“Jika hanya dibangun tanpa pemeliharaan maka sangat merugikan semua pihak. Kita inginkan masyarakat dapat merasakan manfaatnya untuk waktu yang sangat lama. Investasi yang besar ini bisa bertahan lama, jika pemeliharaannya diperhatikan. Hadirnya tiga infrastruktur yang dibangun ini memberikan gambaran bahwa Sultra sudah maju dan berkembang, kami siap mengawal,” kata Budi Setiyadi di hadapan Gubernur Sultra, Ali Mazi.

Budi Setyadi menuturkan pembangunan infrastruktur simpul transportasi darat ini terwujud tak lepas dari peran Pemprov Sultra, BPTD Wilayah XVIII Sultra, para tokoh Sultra yang ada di DPR RI. “Proyek pembangunan infrastruktur simpul transportasi ini darat sebagai bentuk perhatian Presiden RI terhadap daerah Sultra,” ujarnya.

Mantan Tenaga Ahli Pengkaji Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Lembaga Ketahanan Nasional itu bercerita dirinya pernah diminta Presiden RI, untuk membangun kawasan pariwisata prioritas nasional. Mantan Dirlantas Polda Maluku itu lalu membangun dermaga di Danau Toba, NTB, termasuk membangun dermaga di Wakatobi, Sultra. Saat ini, alumnus Akpol tahun 1985 itu kembali membangun sarana transportasi di Sultra yakni terminal A Puuwatu, pelabuhan penyeberangan Kaledupa, Tomia, Binongko di Wakatobi dan pelabuhan penyeberangan Siompu Kadatua di Buton Selatan.

“Saya berharap infrastruktur darat di Sultra ini dapat bermanfaat, tidak hanya dibangun cuma-cuma. Namun dapat mewujudkan cita-cita Pemprov Sultra yang memiliki misi memperbaiki aksesbilitas dan konektivitas antara pulau,”kata Budi Setyadi.

Mantan Dirlantas Polda Sulawesi Selatan itu menjelaskan dengan adanya terminal tipe A Puuwatu, kendaraan over dimensi dan over load (Odol) dapat dicegah. Pemerintah akan lebih mengetatkan pengawasan sehingga tak ada lagi truk yang Odol. Sebab kendaraan Odol dapat menyebabkan kecelakaan dan kerusakan jalan.

“Kita ketahui, sumbangan jumlah dana untuk perbaikan jalan sangat besar. Jika kendaraan tersebut tidak diawasi, maka dampaknya sangat besar. Jalan rusak hingga angka kecelakaan akan meningkat,”tutur Budi Setiyadi.

Gubernur Sultra Ali Mazi mengatakan hadirnya tiga proyek infratruktur transportasi di Sultra itu berkat dari dukungan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub. Berdasarkan rencana induk, terdapat empat kawasan pengembangan pariwisata Sultra sesuai dengan RPJMD 2018-2023. Salah satunya adalah meningkatkan konektivitas dalam rangka pembangunan daerah untuk menghubungkan antarapulau agar terciptanya aspek sosial ekonomi yang sehat.

“Tentunya transportasi darat di Sultra menjadi strategis dengan adanya terminal tipe A Puuwatu nantinya,”kata Ali Mazi.

Gubernur Sultra dua periode itu menjelaskan Sultra memiliki lebih dari 650 pulau dengan 80 pulau berpenghuni yang sangat memerlukan infrastruktur transportasi sebagai urat nadi perekonomian wilayah regional. Pembangunan pelabuhan penyeberangan di daerah kepulauan menjadi sasaran pembangunan lima tahun untuk menunjang KPPN Wakatobi dan KPPN Baubau.

“Sementara terminal tipe A Puuwatu adalah hasil kolaborasi antara Pemda Sultra dan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub-RI yang baru saja digagas tahun 2019 lalu, yang akan menunjang KPPN Kendari dan sekitarnya. Terima kasih kepada Presiden RI Bapak Joko Widodo, dan Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi yang memperhatikan dan membangun simpul utama tranportasi di Sultra,” ujar Ali Mazi.

Di hadapan Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Gubernur Sultra Ali Mazi mengapresiasi kinerja Kepala BPTD Wilayah XVIII Sultra, Benny Nurdin Yusuf, Kepala Dishub Sultra, Hado Hasina, Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae, dan jajaran Forkopimda Sultra. Menurut Ali Mazi, Sultra akan terus meningkatkan pembangunan infrastruktur transportasi darat guna merajut konektivitas, menggerakkan roda perekonomian, sekaligus untuk mendekatkan pulau-pulau yang ada di Sultra, hingga di luar Sultra demi mewujudkan kemajuan Sultra dari sektor perhubungan.

Kepala BPTD Wilayah XVIII Sultra, Benny Nurdin Yusuf mengatakan peluncuran tersebut sebagai indikator bahwa BPTD yang diberi mandat di Sultra dalam bidang perhubungan terus berupaya melakukan terobosan. Semangat itu akan terus dijaga guna mendorong pertumbuhan Sultra dari berbagai sektor. Tentunya bermuara pada kemajuan bidang transportasi dan keselamatan jalan dengan simpul-simpul transportasi yang terus dibangun. “Kami tidak pernah diam. Saat ini simpul-simpul transportasi terus kita tingkatkan dan mengalami kemajuan. Selalu ada terobosan baru yang dilakukan pemerintah provinsi, kabupaten, kota dan BPTD Wilayah XVIII Sultra,” kata Benny Nurdin Yusuf.

Turut hadir dalam peluncuran pembangunan tiga infrastruktur simpul transportasi darat di Sultra yakni Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae, Danrem143 Halu Oleo Bigjen Jannie Aldrin Siahaan, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XVIII Sultra, Benny Nurdin Yusuf, Ketua DPRD Sultra, Abdurrahman Shaleh, Sekda Provinsi Sultra, Nur Endang Abbas, Direktur Ditlantas Polda Sultra, Kombes Pol Faizal dan Kepala Dishub Sultra, Hado Hasina. (ade/m2/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy