Bappeda Sultra Imbau Kades Waspada Penipuan – Kendari Pos
Nasional

Bappeda Sultra Imbau Kades Waspada Penipuan


KENDARIPOS.CO.ID — Aksi penipuan yang menyasar kepala desa (kades) di Sultra marak terjadi. Umumnya para kepala desa menerima surat pelaku penipuan yang menyaru sebagai pejabat Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan meminta sejumlah dana karena terpilih sebagai penerima bantuan alokasi dana desa (ADD).

J.Robert

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sultra, J.Robert memastikan surat yang ditujukan kepada para kepala desa itu adalah modus penipuan.

Bappenas dan Bappeda tak berwenang mengurusi dana desa maupun alokasi dana desa. Menurut Robert, modus serupa pernah terjadi di era kepala Bappeda Sultra sebelumnya. Ada beberapa oknum kepala desa sempat mengirim uang kepada pelaku.

“Kasus seperti ini jelas penipuan. Karenanya agar para kades tidak tertipu, saya minta untuk tidak percaya jika menerima surat serupa. Modus seperti ini pernah terjadi beberapa tahun lalu. Ada oknum kades yang tertipu dan mentransfer uang untuk biaya administrasi sebelum ADD atau DD ditransfer. Padahal itu penipuan. Apalagi kop surat mengatasnamakan Kementerian Bappenas RI yang tidak mengurus dana desa,” ujar J.Robert kepada Kendari Pos, kemarin.

J.Robert mengimbau para kades di Sultra agar waspada dan jangan pernah percaya dengan surat yang dikirim mengatasnamakan Bappenas maupun Bappeda Sultra terkait DD. Robert melanjutkan, mekanisme transfer ADD tidak diatur dan diputuskan oleh Bappenas dan Bappeda Sultra. “Jika ada yang mengatasnamakan Bappeda sudah salah besar. Sebab dana desa menjadi kewenangan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Sedangkan ditingkat daerah menjadi domain Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa,”jelas Robert.

Dia menambahkan, modus tersebut sudah memakan korban beberapa kepala desa. Dengan alasan tidak etis, Robert enggan mnyebutkan satu persatu kepada desa yang menjadi korban. “Yang masih ada saat ini adalah surat untuk kepala desa Makopua Jaya, Kecamatan Lalumbuu, Kabupaten Konawe Selatan,” ungkap Robert.

Robert menjelaskan sang pengirim surat meminta para kades sebagai penerima bantuan dana seger menyelesaikan dana jaminan pencairan dana ke Biro Keuangan Pusat sebesar 1,2 persen dari anggaran yang akan dicairkan. “Bahkan untuk mengonfirmasi itu pelaku meminta kades menghubungi saya selaku Kepala Bappeda Sultra dengan menyertakan nomor, namun yang tertera jelas bukan nomor saya,” bber Robert.

Robert meminta kepala desa melaporkan kepada pihak berwajiba jika menerima surat mengatasnamakan Bappenas atau Bappeda dan meminta sejumlah dana. (rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy