Atasi Genangan Air, Pemkot Kendari Benahi Saluran Drainase – Kendari Pos
Metro Kendari

Atasi Genangan Air, Pemkot Kendari Benahi Saluran Drainase


KENDARIPOS.CO.ID — Perhatian Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir terhadap penangan banjir sangat besar. Berbagai upaya telah dilakukan orang nomor satu di Kendari untuk menangani banjir maupun genangan air. Tak mengherankan, miliaran anggaran digelontorkan Pemkot Kendari tiap tahunnya.

Wali Kota Kendari Sulkarnain Kadir turut langsung membenahi saluran drainase.

Kerja keras ini kini mulai terlihat. Luas genangan air tiap tahun terus berkurang. Jika tahun 2018, luas genangan air mencapai 2.200 hektar tahun 2019 tersisa 1.725 hektar. “Alhamdulillah, upaya yang kami lakukan (pembangunan drainase) sejak 2017 lalu telah berhasil mengurangi luasan genangan air sebesar 475 hektar,” ungkap Sulkarnain Kadir kemarin.

Tahun 2020, dipastikan luasan genangan kembali berkurang. Tidak hanya melalui APBD, Pemkot Kendari turut bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-PR) membangunan dan membenahi saluran drainase di kawasan pemukiman. “Ada proyek yang dikerjakan oleh Dinas PUPR, kemudian ada juga yang dikerjakan oleh Kemen PUPR melalui program Kotaku. Saya yakin akan berkurang (luasan genangan air) tahun ini,” kata Sulkarnain.

Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Kendari, Aswido mengatakan banjir masih jadi momok menakutkan bagi warga metro, terutama yang bermukim di sekitar bantaran sungai. Masih kurangnya saluran air (drainase) semakin memperparah tinggi genangan dikala hujan mengguyur dengan intensitas tinggi. Hal inilah yang mendorong Pemkot menggenjot pembangunan sistem saluran air di Kota Kendari.

Sejauh ini, pembangunan saluran air terus digenjot termasuk drainase berskala kecil atau lingkungan. “Ini dulu yang kami prioritaskan. Sebab, drainase lingkungan berada tepat di sekitar pemukiman warga. Jadi pembuangan mereka bisa terintegrasi dan kami alirkan ke sungai,” kata Aswido.

Tahun ini, pemerintah membangun saluran drainase di 60 titik rawan banjir di Kota Kendari yang tersebar di 11 kecamatan. Panjang drainase yang akan dibangun sekitar enam kilometer (km). Hingga kini, progresnya telah mencapai 46 persen. “Sebenarnya kita bisa selesaikan lebih cepat. Namun pandemi mempengaruhi pekerjaaan, mulai dari penganggarannya hingga persoalan teknis dilapangan. Tapi saya yakin, saluran air warga ini bisa tuntas kami kerjakan hingga akhir tahun ini,” ungkap Aswido.

Sejumlah ruas drainase yangmasih dalam pengerjaan yakni di Jalan Manggis Jalan Torada di Kelurahan Bende, Lorong Perkuburan Anduonohu, Lorong Jambu Anggoeya dan Jalan Dangga Puuwatu. “Daerah itu rawan banjir karena tak punya sistem drainase. Dampaknya ketika hujan turun meskipun dengan intensitas rendah. Itu langsung terjadi genangan. Apalagi yang tinggalnya di bantara sungai. Oleh karena itu saat ini kami genjot betul pembangunannya mumpung masih musim kemarau,” ungkap Aswido. (b/adv/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy