Asrun Lio Target Mutu Pendidikan Meningkat – Kendari Pos
Metro Kendari

Asrun Lio Target Mutu Pendidikan Meningkat


KENDARIPOS.CO.ID — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Asrun Lio, Phd percaya, tak ada yang sia-sia dari setiap ikhtiarnya. Asrun membuktikannya. Kerja cerdasnya membawa nilai manfaat dan bernilai ibadah. Mutu pendidikan di Sultra meningkat di tangan seorang Asrun Lio, Phd.

Asrun Lio

Salah satu indikatornya adalah pada tahun 2019, peringkat mutu pendidikan Sultra meningkat tajam. Tahun 2018, mutu pendidikan Sultra berada pada peringkat 31 dari 34 provinsi di Indonesia. Namun polesan tangan dingin Asrun Lio, peringkat mutu pendidikan di Sultra berada pada urutan 17 se-Indonesia pada tahun 2019. Dikbud Sultra punya target naik peringkat lagi pada tahun 2020 ini.

“Sejak saya ditunjuk menakhodai Dikbud Sultra, saya terus mendorong perbaikan mutu pendidikan. Dimana sebelumnya kita terpuruk pada angka di urutan 31 dari 34 Provinsi yang ada di Indonesia. Dan Alhamdulillah, atas upaya dari banyak pihak, mutu pendidikan kita langsung naik di peringkat 17,” jelas Asrun kepada Kendari Pos, Minggu (27/9) kemarin.

Capaian ini direngkuh berkat terobosan yang dilakukan Asrun Lio. Pria lulusan The Australian National University tersebut mengatakan peningkatan mutu pendidikan merupakan salah satu tugas yang harus digenjot. Terlebih lagi aspek pendidikan merupakan ujung tombak dari upaya mewujudkan cita-cita luhur yakni mencerdaskan kehidupan bangsa, yang juga turut digaungkan oleh Pemerintah Provinsi Sultra melalui program Sultraku Cerdas.

Parameter kualitas pendidikan merujuk pada delapan standar nasional pendidikan. Delapan standar itu yakni berkaitan dengan komponen materi dan tingkat kompetensi dalam rangka mencapai kompetensi lulusan pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu. Selanjutnya standar kompetensi lulusan, standar proses pendidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan pendidikan standar penilaian pendidikan, standar pendidik dan tenaga pendidik.

”Untuk tahun 2020 ini, proses penilaiannya masih sementara dilakukan. Semoga mutu pendidikan kita bisa meningkat dari peringkat sebelumnya. Paling tidak jangan sampai mengalami penurunan, akibat pandemi Covid-19, yang turut berpengaruh pada pendidikan kita beberapa bulan ini,” kata Asrun Lio, Phd.

Peningkatan mutu pendidikan di Sultra juga turut dipengaruhi oleh beberapa perubahan positif yang dilakukan, baik dari segi layanan kepada guru maupun manajemen yang ada di dalamnya. Asrun Lio, Phd menegaskan saat ini sekira 3.750 guru tetap nonpegawai negeri sipil yang berstatus honorer telah mendapat insentif dari Pemprov Sultra.

Insentif dicairkan di setiap tiga bulan bagi guru honoere di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), dan Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Sulawesi Tenggara. Para guru telah mengantongi surat keputusan dari Gubernur Sultra.

“Memperhatikan kesejahteraan guru menjadi salah satu prioritas wajib. Sebab, guru menjadi salah satu ujung tombak guna meningkatkan mutu pendidikan kita,” terangnya.

Asrun Lio menjelaskan pemberian insentif bagi 3.750 guru honorer telah dievaluasi. Apakah jumlah tersebut bakal ditambah atau tidak. “Namun, untuk perubahanya telah kita usulkan, dan saat ini tengah dievaluasi. Kita upayakan ada penambahan. Terlebih lagi, ada beberapa guru yang mungkin sudah tidak ingin dikontrak, maka otomatis mereka akan dicarikan pengganti,” kata Asrun Lio. (idh/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Most Popular

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy