17 Paslon Pilkada di Tujuh Daerah Sudah Kantongi Nomor Urut – Kendari Pos
Nasional

17 Paslon Pilkada di Tujuh Daerah Sudah Kantongi Nomor Urut


KENDARIPOS.CO.ID — 17 pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati di tujuh daerah pilkada sudah mendapat nomor urut. Setiap nomor punya nilai tersendiri bagi paslon. Sebagian menganggap nomor keberuntungan, ada pula yang menilai sebagai pertanda melanjutkan periode kedua. Aroma kompetisi dan perang urat syaraf berhembus saat setiap paslon menyampaikan kata sambutan.

Pengundian nomor urut paslon, salah satu tahapan penyelenggaraan Pilkada oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Di Pilkada Koltim, sang petahana Tony Herbiansyah bersama pasangan duetnya, Baharuddin (BersaTU) mendapat nomor urut 1. Rivalnya, duet Samsul Bahri Madjid (SBM)-Andi Merya Nur meraih nomor urut 2.

Ketua KPU Koltim, Suprihaty Prawaty Nengtias mengatakan usai pengudian nomor urut ini, peserta Pilkada silakan berkampaye dengan baik dan damai. “Kita harap ke depannya bisa berjalan lancar dan damai. Sehingga melahirkan pemimpin sesuai harapan masyarakat,” ujarnya, Kamis (24/9).

Calon Bupati Koltim, Tony Herbiansyah bersyukur mendapat nomor urut 1. Baginya, nomor 1 sebagai tanda menjadi pemenang bupati menuju dua periode sebagaimana akronim Tony Herbiansyah-Baharuddin (BersaTU). “Sekali lagi lanjutkan dan pemenangnya nomor urut 1. Akronim BersaTU itu dapat menjadi juara 1 pada 9 Desember. Saya percaya masyarakat melihat kerja nyata selama saya memimpin daerah ini. Maka saya sangat optimis bisa menang telak di 12 kecamatan,” kata Ketua DPW NasDem Sultra itu kepada Kendari Pos, kemarin.

Bagi sang rival, Samsul Bahri Madjid, nomor 2 adalah angka sempurna untuk merebut kemenangan Pilkada. “Saya berharap pendukung dan simpatisan dapat menjalankan Pilkada damai dan aman,” ujarnya.

Dua pasangan calon Pilkada Konawe Utara sudah mengunci nomor urut. Sang penantang Raup-Iskandar Mekuo meraih nomor urut 1. Sedangkan paslon Ruksamin-Abuhaera memastikan dapat nomor urut 2. “Penetapan nomor urut dan daftar pasangan calon digunakan untuk mencetak surat suara, keperluan kampanye, dipasang ditempat setiap pemungutan suara dan hari pemungutan suara,”urai Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Konut, Busran Halik.

Calon bupati Konut, Raup mengatakan akan menghargai dan menghormati keputusan politik masyarakat Konut dalam Pilkada. “Kami akan berkampanye dan bersosialisasi pada masyarakat, yang menjadi ide dan gagasan untuk lima tahun mendatang bila kami diamanahkan oleh masyarakat menjadi bupati dan wakil bupati,” ujar Ketua DPD PAN Konut itu.

Sang petahana, Ruksamin, menuturkan nomor urut 2 itu mengandung makna pasangan Ruksamin-Abuhaera menuju 2 periode. Ketua DPW PBB Sultra menjelaskan pencabutan nomor urut memiliki filosofi tersendiri. Sebab, kali ketiga dirinya mengikuti kontestasi Pilkada Konut. Di Pilkada 2010, Ruksamin bersama Aswad Sulaiman, di Pilkada 2015 bersama Raup hingga Pilkada 2020 berpasangan dengan Abuhaera.

“Pilkada pertama saya bersama Aswad Sulaiman nomor urut 1, kami menang. Pilkada kedua, saya nomor urut 3 dan mengalahkan pasangan Aswad Sulaiman. Hari ini, penantang saya nomor urut 1, sedangkan saya dan Abuhaera nomor urut 2. Artinya, kemenangan telak pada pasangan Ruksamin-Abuhaera,”pungkas Ruksamin.

Empat paslon di Pilkada Kepulauan (Konkep) mencabut nomor urut. Nomor 1 dikunci paslon bupati dan wakil bupati, Amrullah-Andi Muhammad Lutfi (Beramal), disusul Abdul Halim-Untung Taslim (Fajar Baru) meraih nomor 2. Lalu, paslon Musdar-Ilham Jaya Maal (Mulya)
mendapat nomor urut 3 dan paslon Oheo Sinapoy-Muttaqin Siddiq mendapat nomor urut 4.

Ketua KPU Konkep, Iskandar mengatakan usai penetapan nomor urut, pihaknya akan melaksanakan penandatanganan pakta integritas. “Nomor urut akan dimasukan dalam alat peraga dan bahan kampanye serta surat suara pemilihan,” kata Iskandar, Kamis (24/9).

Setiap nomor urut punya makna tersendiri bagi paslon. Sang petahana, H. Amrullah mengatakan nomor 1 sudah sesuai prediksi awal bersama wakilnya Andi Muh.Lutfi. “Nomor 1 itu adalah pertama dan utama. Baik dalam komitmen, keikhlasan, kejujuran dan keadilan dalam membawa masyarakat Konkep kedepan yang lebih sejahtera,” tutur Amrullah.

Bagi Ketua DPC Demokrat Konkep itu, nomor 1 menegaskan 1 periode lagi untuk menyempurnakan sebuah pengabdian kepentingan masyarakat. “Satu kali lagi,” tegas Amrullah. Peraih nomor urut 2, Abdul Halim mengaku, nomor 2 adalah angka keberuntungan. “Nomor 2 bermakna keberuntungan dan kemenangan,” ujar Abdul Halim.

Pasangan Musdar-Ilham Jaya Maal menilai nomor urut hanya sebagai kepentingan sosialisasi dan penanda kandidat. “Semua nomor punya hikmah masing-masing, jadi tidak ada yang perlu dijelaskan,” ujar Musdar.

Sedangkan calon bupati Muh. Oheo Sinapoy mengatakan nomor urut 4 sama dengan nomor Partai Golkar. “Nomor 4 ini akan menjadi penyemangat untuk memperbaiki apa yang belum baik di Konkep,” ujarnya.

Aroma Kompetisi

Aroma kompetisi dan “perang” urat syaraf juga menyeruak saat pencabutan nomot urut paslon di Pilkada Konawe Selatan (Konsel) dan daerah lainnya. Di Pilkada Konsel, nomor urut 1 menjadi milik paslon Rusmin Abdul Gani-Senawan Silondae, nomor urut 2 milik paslon Surunuddin Dangga-Rasyid dan nomor urut 3 dipegang paslon Muh.Endang SA-Wahyu Ade Pratama.

Aroma kompetisi juga menyeruak saat pencabutan nomot urut paslon di Pilkada Konawe Selatan (Konsel). Calon Bupati Konsel, Rusmin Abdul Gani menyampaikan nomor 1 sebagai simbol sang juara. “Ini sebelumnya sesuai yang diprediksi para ulama bahwa kita akan dapatkan nomor 1. Kedua, ini juga adalah simbol yang selalu disampaikan oleh Irham Kalenggo saat sosialisasi. Itu artinya dukungan teman saya Irham Kalenggo siap memenangkan kami,” ujarnya.

Bupati Konsel kini juga calon bupati di Pilkada 2020, Surunuddin Dangga menegaskan nomor urut 2 baginya bermakna melanjutkan periode kedua sebagai bupati. “Dengan perolehan nomor 2 ini, sebagai isyarat untuk melanjutkan dua periode,” tegasnya.

Calon bupati lainnya, Muhammad Endang menambahkan, nomor 3 yagn diraihnya sebagai nomor keberuntungan. Itu dibuktikan saat Pilkada tahun 2015, pemenang diraih oleh nomor 3. Di sisi lain nomor 3 menandakan bupati ketiga di Kabupaten Konsel. “Bertepatan hari tani, saya berharap dimomen ini juga saya sampaikan Endang dan Wahyu akan menjadi bupatinya para petani Konsel,” imbuh Endang.

KPU Wakatobi Abdul Rajab memimpin pleno terbuka penetapan nomor urut dua paslon bupati dan wakil bupati. Paslon Arhawi-Hardin Laomo (Halo) mengunci nomor urut 1, dan duet Haliana-Ilmiati Daud meraih nomor urut 2. Bagi Arhawi nomor apapun tetap menjadi hal yang baik. Namun nomor 1 adalah sebuah kekuatan. “Sebab huruf Alif itu (satu) adalah sumber kekuatan Allah SWT. Nomor 1 juga menandakan ada keinginan untuk harus satu kali lagi. Nomor 1 ini sangat penting karena didalamnya mengandung simbol sekaligus filosofis kebesaran sang Pencipta. Nomor 1 mudah diingat,” ujar Arhawi, Kamis (24/9).

Di Pilkada Muna, paslon bupati dan wakil bupati, LM. Rusman Emba-Bachrun Labuta resmi menggunakan nomor 1. Nomor urut tersebut ditetapkan oleh KPU setempat sesuai SK nomor 253/PL.02.3/Kpt/7403/KPU-Kab/IX/2020.

Ketua KPU Muna Kubais menerangkan penetapan nomor urut dan daftar pasangan calon langsung diumumkan di laman website KPU Kab. Muna. “LM. Rusman Emba, ST dan Drs. H. Bachrun., M.Si resmi menggunakan nomor urut satu,” ujarnya.

Tahapan tersebut hanya diikuti satu pasang calon. Sementara kandidat LM. Rajiun Tumada dan La Pili, jika hasil verifikasi dinyatakan memenuhi syarat, tahapan penetapan dan pencabutan nomor urut dijadwalkan pada 1 Oktober 2020. Perbedaan jadwal tersebut berkenaan hasil swab, LM. Rajiun yang sempat terpapar Covid-19 sehingga jadwal tahapan yang dilalui mengalami penundaan. “Meskipun jadwalnya berbeda, KPU tetap akan berlaku adil dan setara,” ungkap Kubais.

Sementara itu, calon Bupati Muna LM. Rusman Emba mengaku bahagia mendapat nomor urut 1. Menurutnya, angka 1 punya sejarah dalam karier politiknya karena ia memenangi Pilkada 2015 lalu dengan nomor urut 1 tersebut. “Ini pertanda baik karena nomor 1 berarti yang terbaik,” paparnya.

Lebih jauh, ia menerangkan jika angka satu dalam filosofinya selalu menjadi awal dan penentu bagi angka lainnya. Katanya, tanpa angka satu maka tidak akan ada angka 10 bahkan 1.000. Secara prinsip, angka satu juga mencerminkan keteguhan dan kegigihan. “Saya kira, bukan saja itu. Huruf alif juga seperti angka 1. Kita berprasangka baik, semoga hal ini menjadi awal kemenangan menuju satu periode lagi,” imbuhnya.

Tiga paslon bupati dan wakil bupati Buton Utara (Butur) sudah mendapat nomor urut. Nomor urut 1 dikantongi sang penantang, duet Ridwan Zakariah-Ahali (Rida). Nomor urut 2 juga direbut penantang, duet Aswadi Adam-Fahrul Muhammad (Asrul). Sang petahana, Abu Hasan bersama tandemnya, Suhuzu mengunci nomor urut 3.

Calon Bupati Butur, Ridwan Zakariah menegaskan, nomor urut satu 1 tanda kemenangan dan bersyukur mendapatkan nomor hoki pada palangan pilkada serentak.
“Nomor 1 itu tanda-tanda alam. Harapan saya tentu berakhir dengan menang. Saya nomor apapun boleh, tapi nomor 1 yang saya dapat. Alhamdulillah,” tuturnya.

Calon Wakil Bupati, Fahrul Muhammad mengatakan nomor urut 2 sesuai dengan harapan. Nomor urut ini menjadi tambahan energi untuk memenangkan kompetisi Pilkada. “Pertama mencabut undian, kami pada posisi kedua dan memang sudah harapan kami. Harapannya, ini menjadi suplemen menuju kemenangan bagi pasangan Asrul,” bebernya.

Sementara itu, sang petahana, Abu Hasan mengungkapkan, nomor urut 3 baginya adalah nomor hoki. Pilkada tahun ini merupakan Pilkada ketiga dan Abu Hasan tampil ketiga kali di Pilkada. “Nomor 3 ini juga adalah nomor urut partai pengusung, PDI Perjuangan,” ujar Abu Hasan.

Ketua KPU Butur, Hasruddin, mengatakan pengundian dan penetapan nomor urut merupakan tahapan yang sangat penting. Di mana, pasangan calon akan menentukan sendiri nomor urutnya. “Kami berkewajiban memfasilitasi agenda tersebut, dan dituangkan dalam surat keputusan tentang nomor urut paslon,” ujarnya. (had) (kus/min/san/kam/thy/ode/had/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy