118.932 KPM PKH di Sultra Dapat Bantuan Beras – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

118.932 KPM PKH di Sultra Dapat Bantuan Beras

Kepala Bulog Sultra, Ermin Tora (kedua dari kanan) bersama Kepala Dinas Sosial Sultra, Armunanto (kiri) melakukan penyerahan bantuan sosial beras secara simbolis kepada salah satu KPM-PKH di Kota Kendari, Rabu (2/9).

KENDARIPOS.CO.ID — Kementerian Sosial (Kemensos) berkolaborasi dengan Perum Bulog meluncurkan Program Bantuan Sosial Beras kepada keluarga penerima manfaat program keluarga harapan (KPM-PKH) di seluruh Indonesia. Di Sulawesi Tenggara (Sultra), bantuan sosial beras akan disalurkan melalui kerjasama Dinas Sosial Provinsi Sultra dan Perum Bulog Sultra.

Kepala Dinas Sosial Sultra, Armunanto mengungkapkan bahwa sebanyak 118.932 KPM di Sultra akan menerima manfaat dari program tersebut.

“Bantuan sosial beras ini diberikan kepada KPM-PKH dan akan berlangsung selama tiga bulan terhitung mulai Agustus sampai Oktober 2020. Tiap KPM akan menerima bantuan 15 kg beras per bulan. Bulog memastikan stok beras sudah siap di titik-titik gudang yang ada,” ujar Armunanto usai meresmikan Program Bantuan Sosial Beras di Gudang Bulog Sultra, Rabu (2/9).

Lanjut dia, penyaluran beras bantuan di Sultra akan dilakukan oleh pihak ketiga yang ditunjuk Kemensos dalam hal ini PT Dos Ni Roha. Perusahaan ini nantinya akan mendistribusikan beras secara langsung kepada KPM-PKH melalui koordinasi dengan para tenaga pelaksana PKH di daerah.

“Mudah-mudahan transporter melaksanakan tugas distribusi beras ini dengan baik dan memastikan agar tepat sasaran. Sebagaimana kita ketahui bahwa daerah Sultra tantangannya berat secara geografis karena terdiri dari daratan dan kepulauan. Sehingga, perlu kebijasanaan semua pihak yang terlibat untuk menyukseskan program ini,” pungkasnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Perum Bulog Sultra, Ermin Tora mengatakan, untuk 118.932 KPM-PKH di Sultra, pihaknya telah mengalokasikan 5.300 ton beras dengan kualitas medium.

“Saat ini Bulog menguasai sekitar 7.000 ton beras se-Sultra. Jadi, Bulog menjamin kecukupan stok untuk program ini. Bulog juga telah menyiapkan beras kemasan 15 kg yang akan disalurkan kepada para penerima manfaat,” ungkap Ermin.

Dijelaskan, pada bulan September 2020, Bulog Sultra akan mendistribusikan 3.500 ton beras kepada KPM-PKH. Jumlah tersebut termasuk alokasi untuk bulan Agustus yang belum tersalurkan. Dengan kata lain, tiap KPM akan menerima sekaligus 30 kg beras di bulan September. Sedangkan pada Oktober 2020 mendatang, tiap KPM hanya akan menerima sebanyak 15 kg beras.

Mengenai ketersediaan beras di pasar, Ermin mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir. Pasalnya, selain stok yang masih tersedia, Bulog juga masih terus melakukan penyerapan beras produksi petani. Pada Oktober tahun ini, Bulog akan kembali menyerap (membeli) hasil panen petani. Terhitung sepanjang tahun 2020, penyerapan beras petani oleh Bulog sudah mencapai 17.600 ton atau setara Rp 146 miliar. Angka ini telah melampaui total penyerapan tahun lalu yang hanya mencapai 17.400 ton.

“Melihat kondisi pertanaman di daerah sentra produksi, Bulog optimistis target penyerapan 20.000 ton dapat terpenuhi. Kita juga berharap dengan adanya bansos ini, selain bisa membantu masyarakat KPM dalam penyediaan pangannya, juga bisa membantu petani. Karena dengan adanya penyaluran kepada KPM, space gudang kami juga bisa tersedia untuk menyerap hasil produksi petani,” tandasnya. (uli/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy