Zanuriah dan La Ode Mustari Tukar Posisi, Ali Mazi : Bekerja Cepat, Responsif, dan Inovatif – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Zanuriah dan La Ode Mustari Tukar Posisi, Ali Mazi : Bekerja Cepat, Responsif, dan Inovatif

Gubernur Sultra, Ali Mazi (kanan) melantik 12 pejabat hasil seleksi JPT Pratama Pemprov Sultra di aula Rujab Gubernur Sultra, Jumat (28/8) kemarin. Gubernur Sultra, Ali Mazi memastikan pelantikan ini semata-mata kebutuhan organisasi Pemprov Sultra untuk mengakselerasi pencapaian program pembangunan sesuai misi Garbarata.

KENDARIPOS.CO.ID — Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ali Mazi menyegarkan kembali komposisi kabinet pemerintahannya. Derap langkahnya mengakselerasi pembangunan mesti dibarengi performa kinerja para pembantunya yang menakhodai dinas dan biro.
Jumat pagi kemarin, Ali Mazi melantik 12 pejabat hasil seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) Sultra. Di saat yang sama, Ali Mazi juga merotasi sembilan pejabat eselon II lainnya. Lihat grafis.

Gubernur Ali Mazi bersama Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas butuh pejabat eselon II yang gesit dan cerdas dalam menopang pencapaian visi misi pasangan berakronim Aman itu. 12 pejabat hasil seleksi itu adalah orang-orang pilihan. Di tangan pasukan pilihan itu, Ali Mazi dan Lukman Abunawas menitipkan tanggung jawab untuk mencapai misi Gerakan Akselerasi Pembangunan Daratan dan Lautan (Garbarata).

Ali Mazi mengatakan, pelantikan ini sebagai langkah percepatan. Mereka yang dilantik harus bekerja lebih cepat, responsif, tangguh dan inovatif dalam mewujudkan perubahan pembangunan di Sultra.

“Pejabat yang dilantik dituntut bekerja cepat dan tangguh di lapangan layaknya sebuah mesin. Harus bisa adaptasi dan mampu menghasilkan inovasi hebat. Jangan terjebak dengan cara kerja dan pola pikir yang lama,” tegas Ali Mazi saat pelantikan di aula Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur Sultra, Jumat (28/8) kemarin.

Kata dia, untuk melakukan lompatan dan perubahan besar bagi pembangunan Sultra maka setiap pekerjaan harus dikerjakan oleh tim solid. Tidak bisa dikerjakan oleh orang biasa. “Dalam birokrasi ini, harus diisi orang hebat dan luar biasa untuk melakukan hal-hal besar. Bukanlah pekerjaan yang mudah karena memakai tolak ukur berdasarkan kinerja. Sebab, birokrasi merupakan aset utama provinsi. Apabila birokrasi gagal dalam mendesain, berpikir dan bertindak, maka provinsi ini juga gagal dalam tumbuh dan berkembang,” ucapnya.

Maka dari itu, kata dia, pelayanan birokrasi pun harus lebih baik bagi masyarakat. Apalagi, saat ini semua dituntut dengan kecepatan dan kecerdasan serta hati yang tulus. Gubernur Sultra Ali Mazi menegaskan pergantian ini dimaknai sebagai penyegaran untuk memacu kinerja Pemprov Sultra. “Penyegaran semangat baru. Agar visi misi pemerintah yang telah dicetuskan dapat dimaksimalkan untuk direalisasikan,” tuturnya.

Politisi NasDem ini juga mengungkapkan bagi mereka yang dilantik agar bekerja maksimal mendukung program kerja Gubernur dan Wakil Gubernur. “Dan untuk yang bergeser bersabar. Kita akan berikan lagi tempatnya pada saatnya. Jangan sampai pergeseran ini dimaknai yang lain. Saya dan wakil gubernur tidak ada unsur benci atau dengki dalam menentukan JPTP kali ini. Semua melalui proses,” tegasnya.

Para pejabat yang dilantik tersebut merupakan hasil asesmen seleksi JPTP yang dilaksanakan Juni 2020 oleh Panitia Seleksi (Pansel) JPTP Pemprov Sultra. Pelantikan 12 pejabat itu berdasarkan SK Gubernur Sultra Nomor 419 Tahun 2020 tanggal 27 Agustus 2020 tentang pengangkatan JPTP lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Sultra.

Rotasi Sembilan Pejabat

Dalam proses pelantikan 12 pejabat hasil seleksi JPTP, kemari, Ali Mazi juga melakukan rotasi pejabat eselon II. Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) ditinggalkan La Ode Mustari. Dia menjadi Asisten Administrasi Umum. Penggantinya adalah Zanuria, mantan Asisten Administrasi Umum. Keduanya bertukar posisi.

Pada posisi staf ahli Bidang Politik dan Hukum diisi oleh Nuri Alamsyah, sedangkan Syahruddin Nurddin yang sebelumnya Staf Ahli Bidang Politik dan Hukum bergeser menjadi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) yang ditinggal Nur Endang Abbas, kini Sekda Pemprov Sultra.

Hery Alamsyah melepas jabatan Kadis Koperasi dan UMKM Sultra dan mengisi pos Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik. Penggantinya adalah Muhammad, mantan Kepala BPBD Buteng.

Posisi Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa yang sebelumnya dijabat Rony Yakob Laute kini diisi La Ode Adili, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Kepemudaan Kabupaten Wakatobi. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans), Saemu Alwi juga melepas jabatan. Penggantinya adalah La Ode Muhammad Ali Haswandy sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Nakertrans.(rah/yog/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy