Waspadai Kebakaran Hutan, Warga Diimbau Jangan Asal Membakar Kebun – Kendari Pos
Kolaka Utara

Waspadai Kebakaran Hutan, Warga Diimbau Jangan Asal Membakar Kebun

KENDARIPOS.CO.ID — Cuaca panas disertai angin kencang mulai terasa di Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) beberapa waktu belakangan ini. Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran di kebun, maupun membuang puntung rokok sembarangan karena potensi mengundang kebakaran hutan dan lahan (Kalhutla).

Kepala BPBD Kolut, Hj. Syamsuryani, mengatakan, angin bertiup kencang intens terasa beberapa pekan ini diikuti penurunan curah hujan yang membuat cuaca cukup menyengat. Dalam kondisi demikian, ada oknum masyarakat yang memanfaatkan situasi cuaca untuk melakukan pembersihan sampah perkebunan dengan cara membakar. “Cepat menjalar jika angin kencang dan sulit lekas dipadamkan,” ujar Syamsuryani, Kamis (6/8).

Total luas hutan di Kolut sesuai data BPS baik berstatus hutan lindung (HL) maupun produksi tercatat 340.129,82 hektare pada akhir 2018 lalu. Hutan negara sendiri seluas 240.599,63 hektare dan tersebar di 23 desa dari 127 wilayah yang ada. BPBD memgingatkan masyarakat terkait Kalhutra tersebut saat ini karena tingginya aktivitas pembukaan lahan perkebunan yang tidak jarang diikuti upaya pembakaran.

Pihak Dinas Kebakaran Kolut sendiri telah menyiagakan personel dan armadanya pada tiga pos pemadam baik di Lasusua, Rante Angin serta Lapai. Sejauh ini, kendala yang dihadapi adalah soal ketersediaan sumber air untuk pengisian yang belum memadai. Berdasarkan data persebaran hutan disebutkan Hj. Syamsuryani, meliputi Kecamatan Rante Angin terdapat empat desa rawan kebakaran yakni Walasiho, Latawaro, Tinukari dan Raodah. Di Lasusua mencakup Desa Totallang, Puncak Monapa, Sulaho, Batu Ganda, Babussalam dan Pitulua.

Sementara itu di Kecamatan Ngapa terpantau di Nimbuneha, Watumotaha, Koreiha, Parutellang dan Kondara. Memasuki Pakue, tiga desa rawan kebakaran adalah Lalobundi, Pasampang dan Lengkong Batu. Tolala mencakup Lawaki, Loka dan Patikala serta Batu Putih yang diwaspadai mencakup Larui dan Desa Sarambu. (b/rus)

Total Luas Hutan Kolut :
Hutan lindung dan produksi : 340.129,82 Hektare
Hutan negara : 240.599,63 Hektare
*) Tersebar pada 23 desa dari 127 wilayah

Wilayah Rawan Kebakaran Huta :

  • Kecamatan Rante Angin :
  • Desa Walasiho, Latawaro, Tinukari dan Raodah
  • Kecamatan Lasusua :
  • Desa Totallang, Puncak Monapa, Sulaho, Batu Ganda, Babussalam dan Pitulua.
  • Kecamatan Ngapa :
  • Desa Nimbuneha, Watumotaha, Koreiha, Parutellang dan Kondara.
  • Kecamatan Pakue :
  • Desa Lalobundi, Pasampang dan Lengkong Batu.
  • Kecamatan Tolala :
  • Desa Lawaki, Loka dan Patikala
  • Kecamatan Batu Putih :
  • Desa Larui dan Sarambu.
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy