Sulkarnain Launching Program Kotaku di Kelurahan Mata – Kendari Pos
Metro Kendari

Sulkarnain Launching Program Kotaku di Kelurahan Mata

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir meletakkan batu pertama pembangunan drainase di Kelurahan Mata, kemarin.

KENDARIPOS.CO.ID — Upaya Pemkot Kendari mengurangi kawasan kumuh masih on the track. Berkolaborasi dengan Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Sultra, Pemkot Kendari telah berhasil mengurangi ratusan hektar melalui program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku). Tahun 2020, ada empat kelurahan yang dibenahi.

Program penataan wilayah diawali di Kelurahan Tipulu. Setelah itu, Kelurahan Mataiwoi dan Kadia. Selasa (11/8), giliran Kelurahan Mata. Peluncuran program Kotaku dihadiri langsung Wali Kota Kendari, Sulkarnian Kadir. Orang nomor satu di Kota Lulo ini meletakan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan di Kelurahan Mata.

Sulkarnain berharap program kotaku bisa mengurangi luasan kawasan kumuh di Kendari yang jumlahnya masih tersisa sekitar 200 hektar dari total sekitar 400 hektar (Berdasarkan SK Wali Kota Kendari Tahun 2016 Tentang Kawasan Kumuh Kota Kendari) sehingga bisa menciptakan suatu wilayah yang layak huni. “Saya juga berharap masyarakat terlibat dalam program ini. Mulai dari perencanaannya sampai dengan pelaksanaan pekerjaanya,” kata Sulkarnain Kadir.

Keterlibatan masyarakat sambungnya, sangat penting. Pasalnya, program ini memang diperuntukkan untuk warga yangtinggal di kawasan kumuh. Apalagi di situasi pandemi seperti ini sebagian warga utamanya yang bermukim di wilayah ini sangat membutuhkan bantuan atau tambahan penghasilan.

“Berkat program ini, sebagian masyarakat kita bisa tertolong karena dengan dilibatkan bekerja. Ini adalah program pemberdayaan masyarakat sehingga mereka yang saat ini kehilangan pekerjaan karena Covid-19 dapat terakomodir diakomodir,” kata Sulkarnain

Sementara itu, Kepala BPPW Sultra, Mustaba mengatakan luasan kawasan kumuh di Kelurahan Mata sekitar 2,50 hektar. Luasan itulah yang akan terus ditata. “Menjadi suatu kesyukuran Kelurahan Mata sudah tiga kali berturut-turut mendapatkan bantuan program kotaku. Mudah-mudah ini bisa menjadi contoh bagi kelurahan lain untuk mengajukan permohonan penataan kawasan,” kata Mustaba.

Ia meminta masyarkat bisa berperan untuk merawat sehingga pemanfaatan sarana yang dibangun bisa digunakan dalam kurun waltu yang lebih lama. Jika progres pembangunan berjalan baik dan pengelolaannya transparan dan profesional, tidak menutup kemungkinan Kelurahan Mata bisa mendapatkan bantuan lagi tahun depan untuk menuntaskan luasan kawasan kumuh tersisa, bahkan dengan bantuan anggaran yang lebih besar.

“Seluruh pekerjaan ( Kotaku) dilaksanakan secara profesional. Para pekerja (warga) didampingi langsung oleh tenaga profesional yang tersertifikasi. Sehingga saya bisa pastikan hasilnya nanti akan bagus. Melalui program ini, saya harap nantinya seluruh kawasan kumuh di Kendari bisa teratasi,” kata Mustaba. (b/m2/ags)

Program Kotaku 2020
-Tipulu, Mataiwoi, Kadia dan Mata
-Anggaran Rp 4 Miliar

Luas Kawasan Dibenahi 2,50 Hektar
-Drainase
-Penyediaan Air Bersih
-Penanganan Sampah
-Perbaikan Jalan
-Sanitasi

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy