SMKN 1 Kendari Fasilitasi Siswa Belajar Luring – Kendari Pos
Edukasi

SMKN 1 Kendari Fasilitasi Siswa Belajar Luring

KENDARIPOS.CO.ID — Proses Belajar Mengajar (PBM) di Indonesia masih berlangsung secara Daring atau online. Para siswa pun dituntut mengikuti PBM dengan bantuan teknologi. Bagi siswa yang memiliki fasilitas yang memadai mungkin PBM secara Daring tersebut tidak menjadi masalah. Namun, berbeda dengan sejumlah siswa yang tidak memiliki fasilitas seperti telepon seluler android. Secara otomatis mereka tentu akan tertinggal dari siswa lainya yang memiliki fasilitas penunjang PBM Daring.

Melihat permasalahan tersebut, SMKN 1 Kendari pun tak tinggal diam, sekolah yang dipimpin oleh Ali Koua tersebut bergerak cepat dengan menyiapkan sistem pembelajaran luar jaringan (luring) bagi siswa yang tidak memiliki telepon seluler selama belajar di rumah, dengan meminjamkan buku untuk setiap mata pelajaran (Mapel). Hal ini dilakukan agar selama pandemi Covid-19 ini, tidak ada satu siswa yang tidak mengikuti PBM.

Kepala SMKN 1 Kendari, Ali Koua mengatakan semenjak pandemi Covid-19 seluruh kegiatan belajar mengajar yang sebelumnya berlangsung di sekolah dipindahkan di rumah masing-masing siswa. Sebagaimana arahan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang ditindaklanjuti oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulawesi Tenggara (Sultra).

“Dengan adanya arahan dari pemerintah terkait PBM yang berlangsung Daring, maka kami dari SMKN 1 Kendari secara langsung melakukan pendataan terhadap siswa SMKN 1 Kendari yang tidak memiliki fasilitas android atau laptop. Setelah dilakukan pendataan kami langsung menyiapkan alternatif bagi mereka dengan menerapkan pembelajaran secara Luring dengan mengambil bahan ajar di sekolah secara langsung,” ungkapnya pada Kendari Pos, Selasa (4/8).

Lanjut dia, pengambilan bahan ajar yang berupa buku-buku disetiap mata pelajaran juga dilakukan secara bergantian sesui jam-jam tertentu guna menghindari kerumunan siswa di sekolah. “Kita fasilitasi dengan meminjamkan buku-buku sesuai dengan mata pelajaran. Selanjutnya, hasil tugas itu diserahkan kembali pada guru masing-masing,” tuturnya.

Pemberian fasilitas bagi siswa yang tidak memiliki android tersebut dimaksudakan, agar hak pelayanan pendidikan bagi siswa yang tidak memiliki fasilitas pembelajaran secara online bisa tetap terlayani.
“Ini merupakan upaya kami untuk tetap memberikan fasilitas pendidikan kepada seuruh siswa, meskipun saat ini kita berada di tengah kondisi yang tidak normal. Untuk itu, saya juga mengajak orang tua siswa untuk saling bersinergi menyukseskan PBM secara Daring ini,” pungkas Ali. (b/idh)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy