Skema Head to Head Berpotensi di Pilkada Muna – Kendari Pos
Politik

Skema Head to Head Berpotensi di Pilkada Muna

KENDARIPOS.CO.ID — Hanya PAN yang belum menerbitkan rekomendasi di Pilkada Muna 2020. Meski hanya memiliki satu kursi parlemen, PAN justru punya posisi strategis, sebab dukungan politiknya menjadi penentu jumlah bakal pasang calon yang akan mendaftar di KPU setempat, 4 September mendatang.

Ada 10 parpol parlemen di Muna dengan jumlah 30 kursi. Dukungan PDIP, Golkar, PKB dan PKS dengan total 14 kursi jatuh ke LM. Rusman Emba-Bachrun Labuta. Sedangkan Demokrat, Gerindra, Nasdem dan PPP berlabuh ke LM. Rajiun Tumada-La Pili. Lima kursi Hanura merapat ke Syarifuddin Udu-Hasid Pedansa. Kendati PAN condong ke LM. Baharuddin, namun sikap politik bisa berubah. PAN kini ‘menyandera’ posisi Hanura dan juga nasib pencalonan Syarifuddin Udu. Sebab PAN menjadi satu-satunya partai yang bisa mewujudkan harapan Syarifuddin agar bisa ikut melaju ke Pilkada. Bila PAN merapat ke kubu Rusman ataupun Rajiun, maka Pilkada Muna dipastikan hanya melahirkan dua pasang calon.

Ketua Tim Pilkada DPW PAN Sultra, Sukarman menegaskan sikap final PAN memang belum diputuskan. Semua figur masih berpeluang, termasuk Rusman dan Rajiun. Namun saat ini, partai berlambang matahari terbit itu masih berharap LM. Baharuddin sebagai bakal calon bupati yang berkoalisi dengan Syarifuddin. Bila skema itu tidak terwujud, PAN menyerahkan keputusan akhir ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP). “Pada akhirnya PAN tetap akan bersikap. Kepada siapa akhirnya rekomendasi diberikan, kami kembalikan ke DPP. Mungkin pekan depan sudah ada titik terang,” jelasnya.

Pakar Politik Sultra dari UHO, Najib Husain, menggariskan posisi PAN harus diakui menjadi sangat mahal di Pilkada Muna dengan konstalasi yang ada saat ini. Menurutnya, ada empat opsi yang bisa terjadi. Pertama, Syarifuddin-Hasid Pedansa tampil dengan kemampuan meyakinkan PAN dengan tetap menggandeng kubu LM. Baharuddin. Kedua, Hanura dan PAN berkoalisi namun komposisi pasangan berubah menjadi LM. Baharuddin berpasangan dengan Syarifuddin. Opsi ketiga yang cenderung mengejutkan ialah Hanura dan PAN tidak mencapai koalisi sehingga Pilkada Muna terjadi head to head. Posisi PAN sendiri bisa merapat ke petahana.

“Sedangkan opsi ke empat ialah PAN justru memilih Rajiun namun Hanura saya belum pastikan ke kubu mana. Hemat saya, opsi ke empat sangat kuat kemungkinannya bisa terwujud,” imbuhnya. (ode/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy