Pompa Rusak, Distribusi Air PDAM Terganggu – Kendari Pos
Metro Kendari

Pompa Rusak, Distribusi Air PDAM Terganggu


KENDARIPOS.CO.ID — Warga Kota Kendari kembali mengeluhkan layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Anoa Kendari. Sudah sepekan terakhir, distribusi air di enam kecamatan yakni Puuwatu, Mandonga, Kadia, Wua-wua, Kendari, Kendari Barat tak mengalir. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa memberi air tower meski harus merogoh koceknya.

Karyawan PDAM Tirta Anoa Kendari saat melakukan perbaikan mesin pompa air baku (Screw Pump) di Intake Pohara, kemarin.

Anto, warga Kelurahan Wuawua mengungkapkan distribusi air bersih tidak selancar biasanya. Bahkan sudah seminggu ini tak mengalir. “Sebenarnya sudah biasa tidak mengalir. Saya sudah antisipasi memang dengan beli air tower teman, memang agak mahal, tapi apa boleh buat ini kebutuhan. Harganya cukup mahal berkisar Rp 50 ribu – Rp 60 ribu per tower,” ungkapnya.

Ketua Komisi II DPRD Kota Kendari, Andi Sulolipu sangat menyayangkan kejadian tersebut. Menurutnya, PDAM harus mempersiapkan alternatif lain jika ada kendala teknis soal distribusi air. “Misalnya kalau ada mesin yang rusak, mungkin ada mesin cadangan, atau yang lain. Atau minimal bisa menginformasikan ke warga soal kendala yang terjadi dilapangan,” ungkapnya.

Direktur PDAM Tirta Anoa Kendari, Damin tak menampik jika dalam sepekan ini distribusi air bersih di enam kecamatan mengalami kendala. Kendala tersebut, terjadi karena adanya kerusakan pompa air baku (Screw Pump) di Intake Pohara. Rusaknya mesin tersebut mengakibatkan distribusi air dari sungai menuju bak prasedimentasi terhenti.

“Kami sedang dalam upaya perbaikan, tingkat kerusakannya cukup parah, karena mesinnya yang rusak. Insya Allah, hari ini (kemarin) kami tuntaskan perbaikannya. Saya harap masyarakat bisa memahami kondisi yang terjadi dan kiranya bisa bersabar. Hari ini (kemarin) kami pastikan airnya sudah mengalir,” kata Damin.

Sementara itu, Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir mengimbau warga metro khususnya pelanggan air PDAM untuk bersabar. Sebab, tak mengalirnya air di rumah warga bukanlah unsur kesengajaan, melainkan adanya kendala teknis yang terjadi pada pompa milik PDAM.

“Memang kondisi mesinnya sudah tua, sehingga kemampuannya untuk mendistribusikan air sudah berkurang. Hal inilah yang membuat kita semakin yakin untuk pengelolaan air bersih akan kita pihak ketigakan. Kita akan gandeng investor untuk sama-sama mengatasi permasalahan air kita,” kata Sulkarnain. (b/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy