Polres Buton Musnahkan Ribuan Liter Miras – Kendari Pos
Buton

Polres Buton Musnahkan Ribuan Liter Miras

Jajaran Polres Buton memusnahkan ribuan liter Miras sitaan dari masyarakat. Tampak Kapolres Buton, AKBP Adi Benny Cahyono, Bupati, La Bakry, termasuk Kajari, Wiranto, Kepala PN Pasarwajo, Subai, serta perwakilan Dandim 1413, kemarin.


KENDARIPOS.CO.ID — Tanah Buton cukup subur untuk tanaman aren. Tidak heran, jika wilayah eks Kesultanan Buton tersebut menjadi penghasil minuman tradisional berjenis arak. Minuman keras itupun kerap menjadi biang keributan antar kelompok di masyarakat. Produsen ada dimana-mana, demikian halnya dengan konsumennya. Polres Buton punya komitmen besar untuk memberantas peredaran miras itu.

Selasa (18/8), Polres pun memusnahkan ribuan liter miras sitaan dari masyarakat. Kapolres Buton, AKBP Adi Benny Cahyono, mengatakan, sejak awal diamanahi memimpin Polres Buton, Ia punya tiga agenda besar. Pertama, bagaimana Buton bebas dari presmanisme baik yang berdasi maupun kejahatan jalanan. Kedua, bebas Miras dan ketiga bebas dari Narkoba.

“Setelah saya melihat, Narkoba masih bisa diatasi. Kemudian premanisme, itu juga masih dibawah normal. Yang keliatan itu Miras, kita disini harus berjuang keras memerangi itu,” katanya, kemarin.
Kapolres mengaku terkejut dengan adanya oknum yang nekat melakukan praperadilan atas kasus penyitaan Miras di Buton. Dia memastikan meski masyarakat “melawan”, pihaknya akan terus melakukan operasi hingga minuman beralkohol tersebut benar-benar tak beredar lagi di Buton.

“Pak Kajari tadi bilang, sekarang ada yang praperadilan kejaksaan. Tapi tidak masalah itu hak konstitusi. Untuk Miras, kita tidak akan berhenti. Tiap malam akan kita operasi,” tegasnya. Lebih jauh, Kapolres meminta semua wilayah mendeklarasikan diri sebagai desa bebas Miras. Untuk itu, Bhabinkamtibmas dan para Camat dan Kades harus segera berkoordinasi menyiapkan konsep kampung bebas Miras tersebut.

“Kita sudah ada beberapa, tapi paling bagus semua wilayah harus deklarasi, supaya ada tanggung jawab moril masyarakat,” lanjutnya. Bupati Buton, La Bakry yang turut menyaksikan pemusnahan botol dan jerigen Miras di Mapolres, menyampaikan penghargaan kepada pihak kepolisian dan jajarannya. Kata dia, miras dan dampak ikutannya sangat merugikan. “Merusak kesehatan, menghabiskan isi dompet dan juga menjadi sumber masalah di masyarakat,” katanya.

Sebelumnya, Pemkab Buton sudah berupaya memberdayakan masyarakat pemilik aren. Akan tetapi nilai ekonomisnya memang masih jauh dibanding diproduksi jadi Miras. “Dulu kita coba kanalisasi produknya jadi gula aren, tapi hasilnya lebih sedikit. Larisnya nanti bulan-bulan tertentu saja, kalah kalau jadi konau (nama tradisional Miras aren),” terangnya.

Untuk diketahui, pemusnahan 1.301 liter minuman tradisional beralkohol dan 316 kemasan pabrikan itu turut dihadiri pula Kajari Buton, Wiranto, Kepala Pengadilan Negeri Pasarwajo, Subai SH, perwakilan Dandim 1413 Buton, tokoh masyarakat dan jajaran Polres Buton lainnya. (b/lyn)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy