Perwali Prokes Segera Diterapkan : Melanggar, Warga Dilarang Masuk Kota – Kendari Pos
Bau-bau

Perwali Prokes Segera Diterapkan : Melanggar, Warga Dilarang Masuk Kota

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau mengambil sikap tegas dalam penanganan dan pencegahan penyebaran virus corona. Payung hukum yang mengatur tentang wajibnya penerapan protokol kesehatan (Prokes) bagi masyarakat, dibuat melalui peraturan Wali Kota (Perwali). Masyarakat yang melanggar akan dikenakan sanksi sosial hingga tidak dibolehkan masuk di Kota Baubau. Penerapan Perwali tersebut akan segera diberlakukan.

“Sudah diteken (Wali Kota Baubau, AS Tamrin). Makanya secepatnya kita akan berlakukan,” kata Kepala Bagian (Kabag) Hukum Sekretariat Kota Baubau, Syarifuddin Kube, saat ditemui Kamis (13/8). Pihaknya akan segera menindak lanjuti Perwali tersebut dengan melakukan sosialisasi kepada publik. Setelah itu, kebijakan tersebut benar-benar akan diberlakukan secara tegas. “Kita sosialisasikan dulu kepada masyarakat. Mungkin butuh beberapa hari. Kemudian kita sampaikan kepada pihak terkait untuk ditegakkan,” ungkapnya.

Dibuatnya peraturan tersebut untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam mengikuti protokol kesehatan. Karena selama ini masih ada yang abai dengan imbauan dan penerapan protokol kesehatan sesuai penyampaian pemerintah. “Pada prinsipnya Perwali ini mengingatkan kembali kepada masyarakat untuk hidup bersih dan sehat. Jadi yang kita atur ini adalah hak dasar masyarakat. Sehingga mereka lebih disiplin dengan pola hidup sehat. Apalagi menyangkut persoalan penyebaran Covid-19. Karena dalam pola tatanan kehidupan baru ini yang berat adalah merubah pola pikir dan kebiasaan masyarakat. Yang tadinya bebas, sekarang harus mengikuti protokol kesehatan,” papar Syarifuddin Kube, panjang lebar.

Ia menambahkan, kebijakan Perwali sebagai bentuk efisiensi waktu dalam melahirkan dasar hukum untuk penegakan pemberlakuan protokol kesehatan. Dalam perumusannya, tidak perlu ada persetujuan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. “Kalau kita buat dalam bentuk Perda, akan membutuhkan waktu lama. Sementara kebijakan itu sudah harus berlaku,” tutupnya.

Untuk diketahui, dalam Perwali tentang penerapan Prokes bagi masyarakat mengatur berbagai item. Pada pasal 3 mengatur tentang kewajiban pakai masker, jaga jarak minimal satu meter dan penyediaan sarana cuci tangan dan handsanitizer. Itu wajib diterapkan di sekolah, lokasi kerja, rumah ibadah, tempat usaha dan fasilitas umum. Kemudian pada moda transportasi, tempat kegiatan sosial dan budaya, pasar, serta pedagang kaki lima.

Kemudian pada pasal 6 menyebutkan, setiap orang keluar dan masuk wilayah Kota Baubau wajib menunjukkan surat keterangan rekomendasi bebas Covid-19 dari Gugus Tugas atau Fasilitas Kesehatan asalnya. Jika tidak dapat menunjukan keterangan bepergian, tidak diperkenankan memasuki wilayah Kota Baubau. Akan tetapi hal itu tidak berlaku bagi ASN, TNI/Polri, pekerja swasta, buruh dan pedagang yang bekerja di Kota Baubau. Cukup dibuktikan surat keterangan dari lurah atau kepala desa daerah asal. (b/ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy