Peduli Pelaku UMKM, Pemprov Sultra Salurkan 1.250 Paket Bantuan – Kendari Pos
Nasional

Peduli Pelaku UMKM, Pemprov Sultra Salurkan 1.250 Paket Bantuan


KENDARIPOS.CO.ID — Gubernur Sultra, Ali Mazi punya kepedulian tinggi terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang terdampak pandemi Covid-19. Gubernur memerintahkan Biro Ekonomi menyalurkan 1.250 paket bantuan kepada pelaku UMKM yang tercatat sebagai nasabah aktif dari BUMD yaitu Bank Pengkreditan Rakyat (BPR) Bahteramas.

Selama pandemi, nasabah BPR Bahteramas sangat terdampak. Biro Ekonomi menyalurkan bantuan paket sembako kepada para pelaku UMKM yang tersebar di 12 PD BPR Bahteramas se-Sultra.

Gubernur Sultra, Ali Mazi melalui Asisten I Setda Pemprov Sultra, Saemu Alwi mengatakan, dampak pandemi Covid-19 dirasakan semua masyarakat, termasuk para pelaku UMKM sehingga perlu mendapat perhatian nyata dari semua kalangan dan pemerintah. “Olehnya itu, pada kesempatan ini Pemprov Sultra melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 menyerahkan bantuan bahan pangan kepada masyarakat dengan sasaran penerima bantuan pelaku UMKM se Sultra yang menjadi nasabah aktif PD Bahteramas Sultra,” ujar Ali Mazi seperti dikutip Saemu Alwi, Rabu (12/8) kemarin.

Dia menambahkan, bencana nonalam ini, tak hanya berdampak pada sektor kesehatan, tapi juga pada sektor sosial. Berbagai dampak ekonomi dirasakan, seperti terganggunya stabilitas ekonomi nasional dan daerah, melambatnya perputaran roda ekonomi masyarakat. Kemudian menurunnya pendapatan dan daya beli masyarakat, meningkatnya harga pangan dan kebutuhan pokok, banyaknya pekerja atau karyawan swasta yang dirumahkan serta rendahnya transaksi jual beli diberbagai sektor.

“Saat ini langkah new normal telah diambil pemerintah untuk mengatasi itu. Selanjutnya bagaimana seluruh sektor-sektor perekonomian bisa pulih kembali dan mendorong pelaku usaha guna meningkatkan pendapatan yang pada giliranya dapat memacu laju pertumbuhan ekonomi daerah. Melalui bantuan ini diharapkan masyarakat yang terdampak pandemi Covidkhususnya pedagang kecil dan pelaku UMKM di daerah kita dapat terbantu dalam memenuhi barang kebutuhan pokoknya,”pungkas Saemu Alwi.

Plt. Kepala Biro Ekonomi Setda Sultra, Yuni Nurmalawati mengatakan sumber dana bantuan ini berasal dari refokusing dan realokasi anggaran penanganan Covid-19. Berdasarkan pembinaan BUMD yang merupakan tupoksi dari Biro Ekonomi, Yuni melihat ada pelaku UMKM yang tercatat sebagai nasabah dari BUMD milik Pemprov Sultra yang sangat terdampak pandemi Covid1-19. Selama social dan physical distancing aktivitas perekonomian mereka terhambat.

“Tentu saja kondisi itu memengaruhi kewajiban mereka sebagai debitur. Padahal sebelum pandemi Covid, mereka debitur yang rajin menyelesaikan kewajiban. Nah, Pemprov melalui kebijakan APBD hadir meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya UMKM,”terang Yuni.

Dia menyebut total bantuan yang disalurkan senilai Rp 500 juta yang dikonversi dalam bentuk 1.250 paket bahan pangan pokok. Yakni minyak goreng, gula pasir, ikan sarden, abon ikan serta beberapa bahan pokok lainya. “Jadi kalau dirupiahkan itu Rp.490-an yang diterima setiap nasabah, ini kita berikan dalam bentuk paket. Ini sebagai bentuk bantuan pemerintah dalam meringankan beban ekonomi pelaku UMKM,”tutup Yuni. (rah/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy