Pasangan Lansia di Kolut Dapat Bantuan, Pemdes Janji Siapkan Hunian Baru – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Pasangan Lansia di Kolut Dapat Bantuan, Pemdes Janji Siapkan Hunian Baru

Pasangan lansia Gau dan Hasiah, di Desa Rante Limbong, Kolaka Utara hidup dalam keterbatasan ekonomi. Setelah kondisi mereka dirilis Kendari Pos, Dinsos Kolut bergegas turun memberikan bantuan. Tampak Gau (dua dari kiri) dan sang istri Hasiah (kiri) menerima bantuan sosial bahan makanan dari Dinsos Kolut, Senin (10/8) kemarin. Pekan ini, mereka akan mendapat hunian baru dari pemerintah.


KENDARIPOS.CO.ID — Berita kondisi pasangan lanjut usia (Lansia) yang dirilis Kendari Pos dengan cepat menyebar dan sampai di telinga pejabat Pemkab Kolaka Utara (Kolut). Dinsos Kolut bergegas mengirim beberapa staf dan turun memberikan bantuan.

Pasangan lansia, Gau (70) dan Hasiah (80) yang tinggal di rumah tak layak huni sejak tahun 1983 di Desa Rante Limbong Kecamatan Lasusua Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) tampak semringah menerima bantuan. Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial, Dinas Sosial Kolut, Fatimah menjelaskan usai mengetahui berita tentang kehidupan Gau dan Hasiah, pihaknya memberikan bantuan seperti beras dua karung, selimut, peralatan dapur, makanan ringan, seng, dan terpal. “Bantuan dari berbagai pihak termasuk masyarakat juga diterima Pak Gau bersama istrinya, Hasiah,” ujar Fatimah kepada Kendari Pos, Senin (10/8).

Fatimah menjelaskan Gau dan Hasiah akan mendapatkan hunian baru bagi keluarga miskin itu. Jika tak ada aral melintang, rencana itu akan terwujud pekan ini. Hunian baru akan disiapkan dilokasi berbeda yang ditinggali pasangan Gau dan Hasiah saat ini. Menurut Fatimah rencana pembangunan rumah pada dasarnya bukan tupoksi Dinsos melainkan Dinas Perumahan sejak Januari 2020. Instansi, khususnya bidangnya hanya bersifat darurat atau reaksi cepat saja.

Meski begitu, Gau dan Hasiah dipastikan akan menghuni rumah baru yang difasilitasi oleh pemerintah desa dan instansi terkait. Kepala Desa Rante Limbong, Asmal telah mengajukan rincian anggaran belanja (RAB) pembangunan hunian untuk Gau dan Hasiah. “Saya tidak lihat pasti rinciannya, yang jelas kalau penyampaian kades lebih awal dia akan bantu pengadaan papan,” tutur Fatimah.

Menanggapi soal luputnya Gau dan Hasiah dari sentuhan bantuan sosial, Fatimah mengatakan saat penyaluran sembako penanganan covid-19, keduanya sedang berada di luar daerah. Hal itu sesuai informasi dari Kades Rante Limbong. Saat pendataan penerima bantuan, Gau dan Hasiah berada di Sulawesi Selatan (Sulsel). Empat bulan lamanya mereka di sana akibat adanya pembatasan transportasi. “Kata kades, kepala dusun beberapa kali ke rumah Gau dan Hasiah tetapi mereka masih di Sulsel. Soal bantuan lansia dari desa diakui memang pernah diberi langsung,” ungkapnya.

Dinsos Kolut sudah mengantongi data-data identitas Gau dan Hasiah. Nantinya akan dimasukkan dalam daftar penerimah bantuan sosial tunai (BST) yang akan datang. Jadi selain BTS, keduanya sudah dipastikan bakal menempati rumah barunya dalam waktu beberapa hari kedepan. “Semoga cepat selesai dan keduanya segera menempati tempat tinggalnya yang baru,”pungkas Fatimah.

Untuk dikegatui sejak tinggal di Rante Limbong, Gau dan Hasiah hidup dalam keterbatasan ekonomi. Mereka tinggal di rumah yang jauh dari kata layak huni. Mencari dan menjual kelapa satu-satunya penghasilan Hasiah, yang kini menjadi penopang ekonomi keluarga sejak suaminya, Gau jatuh sakit. (rus/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy