Pantai Nambo dan Kebun Raya Dibuka, Pengunjung Diminta Patuhi Protokol Kesehatan – Kendari Pos
Metro Kendari

Pantai Nambo dan Kebun Raya Dibuka, Pengunjung Diminta Patuhi Protokol Kesehatan

Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir (baju warna kuning) bersama jajarannya
meninjau kesiapan pembukaan Kebun Raya Kendari.

KENDARIPOS.CO.ID — Setelah kurang lebih empat bulan ditutup karena pandemi Covid-19, Pemkot Kendari memberi lampu hijau pembukaan tempat wsiata. Sebagai tahap awal, Pemkot memberi izin objek wisata Pantai Nambo dan Kebun Raya Kendari. Meski telah diberikan kelongggaran, pengelola dan pengujung wajib mematuhi protokol kesehatan.

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain Kadir mengatakan pembukaan objek wisata akan dilakukan secara bertahap. Untuk itulah, pengelola harus melengkapi fasilitas yang diatur dalam protokol penanganan covid-19. Ia bahkan telah menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dispubdar) selalu stanby di lokasi wisata.

“Kita sudah buka (Pantai Nambo dan Kebun Raya Kendari). Akan tetapi kami buka dengan syarat. Kami akan benar-benar menfilter wisatawan yang masuk. Salah satu syaratnya juga adalah pengukuran suhu tubuh, sehingga jika ditemui ada wisatawan yang suhu tubuhnya tinggi, tidak akan dibiarkan masuk ke tempat wisata. Pengunjung yang datang berwisata wajib menggunakan masker, menghindari kerumunanan dan berkumpul disatu titik, jaga jarak dan rajin mencuci tangan pada wadah yang sudah disiapkan,” kata Sulkarnain.

Dengan dibukannya kembali beberapa tempat wisata di Kendari, politisi PKS itu berharap bisa mengobati kerinduan warga kota yang yang ingin berwisata. “Yang terpenting juga dengan dibukannya sejumlah tempat wisata ini bisa menggairahkan kembali perekonomian kita, utamanya bisa menambah PAD (Pendapatan Asli Daerah) dari sektor pariwisata. Masyarakat juga bisa ke Bungkutoko disana pemandangan teluknya sangat indah. Tapi tetap, patuhi protokol kesehatan,” kata Sulkarnain.

Sementara itu, Kabid Destinasi Disbudpar Kota Kendari, La Ode Marfin mengungkapkan bahwa sebenarnya pembukaan tempat wisata sudah direncanakan jauh hari sebelumnya, namun karena masih terkendala usulan anggaran penerapan Covid-19, sehingga ditunda sementara. “Misalnya soal beroperasinya Pantai Nambo, memang kebetulan sampai dengan kemarin itu belum beroperasi, karena mau tidak mau dalam rangka penerapan protokol Covid-19, dan kemarin itu kita masih mengusulkan anggaranya,” jelasnya.

Dalam rangka penerapan protap, pihaknya akan menyediakan beberapa item pendukung. Seperti menyediakan tempat cuci tangan dan sabunnya diberbagai lokasi utamanya pintu masuk, disinfektannya, dan pelindung wajah untuk petugas. Tak hanya itu, penerapan social distancing, dan pemakaian masker juga akan berjalan, dan itu wajib.

“Di sana (Pantai Nambo dan Kebun Raya Kendari) itukan tempat berkumpulnya orang banyak, seperti gazebo akan kami berikan batasan. Supaya nanti yang sewa gazebo itu akan ikut menerapkan social distancing. Kita harapanya dalam pengoperasinya nanti, masyarakat taat akan aturan,” tutupnya. (b/adv/ags)

Syarat Pembukaan Objek Wisata
-Pengelolaan Siapkan Fasilitas Prokes
-Wajib Penggunaan Masker Pengelola dan Pengunjung
-Pengukuran Suhu Tubuh di Pintu Masuk
-Rutin Penyemprotan Disinfektan
-Wadah Cuci Tangan atau Hand Sanitiser
-Jaga Jarak (Physical Distancing)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy