Pakar Politik : Penantang Petahana Sulit dapat Dukungan Parpol – Kendari Pos
Politik

Pakar Politik : Penantang Petahana Sulit dapat Dukungan Parpol

Pengamat komunikasi politik Sultra, Dr. Muh. Najib Husain

KENDARIPOS.CO.ID — Para penantang petahana di Pilkada 2020 cukup sulit memperoleh dukungan parpol. Rekomendasi parpol lebih dominan mengarah ke petahana. Parpol dinilai masih menggunakan pola lama yang lebih merasa petahana punya kans meraih kemenangan lebih besar dibanding kompetitor.

Pendapat itu disampaikan Pengamat Politik Universitas Halu Oleo, Dr. Najib Husain. Ia menilai sejauh ini parpol selalu menganggap petahana punya banyak kelebihan yang dimiliki dan sudah punya pengalaman di lima tahun lalu. Di sisi lain, parpol cenderung melihat calon yang mempunyai dukungan banyak partai, punya peluang menang besar. Padahal teorinya tidak seperti itu,” ungkap Najib, kemarin.

Najib mengungkapkan banyaknya dukungan parpol kepada petahana menunjukkan partai terjebak pada daya tarik petahana dibandingkan kompetitor. Namun dia menegaskan kondisi seperti itu tidak bisa sepenuhnya parpol yang disalahkan. Sebab, para penantang petahana masih punya banyak kelemahan.

Pertama, penantang tidak mampu meyakinkan parpol mengenai kekuatan mesin politik yang dimiliki. Kedua, tidak semua parpol di tujuh kabupaten yang mampu mendukung calon tanpa harus berkoalisi dengan partai politik lain. “Hanya beberapa daerah saja, di mana ada parpol yang bisa mendukung calon tanpa berkoalisi. Sementara daerah lainnya harus berkoalisi. Di-sinilah letak kelemahan para penantang karena mereka tidak mampu mengajak parpol bergabung dengan mereka,” katanya.

Selain kesulitan mengajak parpol, menurutnya, visi misi kandidat penantang petahana masih kabur bagi parpol yang ada. Sehingga parpol ragu untuk memberikan dukungan. Di samping itu, elektabilitas penantang belum terlalu memuaskan. Padahal, elektabilitas tersebut menjadi salah satu ukuran dari partai politik.

“Elektabilitas petahana biasanya lebih tinggi dibandingkan para penantang. Hanya yang perlu didalami, berapa persentase kekuatan elektabilitas petahana saat ini. Karena kalau petahana juga memiliki elektabilitas di bawah 50 persen, itu sangat mengkhawatirkan dan menjadi peluang bagi penantang,” ujarnya.

Selain itu, penantang hanya punya keinginan maju dalam pilkada yang lebih besar dibandingkan melakukan perlawanan kepada petahana. Sehingga jangan heran jika banyak muncul calon penantang yang mempunyai banyak baliho tetapi tak mampu mendaftar di KPU karena tak mendapat dukungan parpol. (ags/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy