Lulus Verifikasi, Enam SMP Berhak Gelar PBM Tatap Muka – Kendari Pos
Edukasi

Lulus Verifikasi, Enam SMP Berhak Gelar PBM Tatap Muka


KENDARIPOS.CO.ID — Kebijakan pemerintah yang membolehkan Proses Belajar Mengajar (PBM) di daerah zona hijau dan kuning di era New Normal, ditindaklanjuti setiap daerah, termasuk Kota Kendari.

Enam sekolah yang sebelumnya lolos penilaian Tim Verifikasi Dinkes dan Inspektorat Kendari saat ini tengah menunggu keputusan Pemkot Kendari untuk menyelenggarakan pembelajaran tatap muka. Sekolah-sekolah tersebut, yakni SMPN 2, SMPN 5, SMPN 9, SMPN 13, SMPN 19 dan SMPN 20.

Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dikmudora Kendari, Muchdar Alimin, M.Pd., mengungkapkan bahwa semenjak pemerintah pusat menerapkan pola tatanan hidup baru di tengah Covid-19, sekolah pun sudah diingatkan untuk mempersiapkan protokol kesahatan yang ketat agar bisa melaksanakan pembelajaran secara langsung.

“Sekolah yang telah lulus verifikasi, berhak untuk lakukan belajar tatap muka. Mengingat dari segi sarana dan prasarana sudah benar-benar memenuhi standar penanganan covid-19,” ungkap Muchdar kemarin (11/8).

Lanjut dia, kebijakan pemerintah untuk memberikan kelonggaran bagi daerah zona kuning melaksanakan pembelajaran secara luring, mendorong sekolah untuk mempersiapkan segala hal agar dinyatakan layak melaksanakan belajar dari sekolah.

“Kota Kendari masih masuk zona merah. Namun, adanya revisi peraturan baru yang memberlakukan zona kuning bisa melaksanakan PBM secara langsung, membuat beberapa sekolah kini tengah mengajukan praverifikasi untuk kelayakan PBM tatap muka oleh Tim Dinkes dan Inspektorat,” paparnya.

Dijelaskan, jika Kota Kendari sudah membolehkan pembelajaran tatap muka, maka sekolah yang telah lulus verifikasi bisa langsung melaksanakan belajar di sekolah. Tetapi dengan berbagai persyaratan lainnya yang mendukung.

“Syarat yang penting adalah adanya persetujuan dari orang tua siswa, apakah mereka membolehkan anaknya untuk melakukan pembelajaran secara langsung. Meski sekolah itu sudah lulus verifikasi tapi banyak orang tua siswa yang tidak setuju, maka pembelajaran akan tetap dilaksanakan secara Daring,” tambahnya.

Ia pun berharap, semua sekolah untuk segera melakukan berbagai persiapan praverifikasi, karena memang diketahui bahwa banyak siswa yang ingin segera melaksanakan pembelajaran secara langsung,” tandasnya. (b/m5)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy