Kejagung Dalami Dugaan Aliran Uang Djoko Tjandra ke Jaksa – Kendari Pos
Nasional

Kejagung Dalami Dugaan Aliran Uang Djoko Tjandra ke Jaksa

Ilustrasi Djoko Tjandra ditangkap.


KENDARIPOS.CO.ID — Kejaksaan Agung (Kejagung) tengah mendalami dugaan penerimaan uang dari terpidana kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra terhadap Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Pinangki sendiri telah dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Pembinaan karena diduga bertemu dengan Djoko Tjandra di Malaysia.

“Dari pengawasan hasil pemeriksaan Jaksa Pinangki telah sampai di Pidsus dan kita terima. Kita lakukan pendalaman oleh teman-teman Jaksa di Pidsus,” kata Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Agung, Febri Adriansyah di kantornya, Selasa (4/8).

Febrie menyatakan, pihaknya saat ini tengah melakukan pendalaman terkait hasil pemeriksaan Jaksa Pinangki. Dia belum bisa menjelaskan rinci soal pertemuan Pinangki dengan Djoko Tjandra. “Apa hasil pendalaman akan ditindaklanjuti dalam penyelidikan atau tidak, kita liat hasilnya,” cetus Febrie.

Terkait munculnya dugaan aliran dana, lanjut Febrie, tim Kejaksaan Agung juga turut mendalami dugaan tersebut. Namun hal ini belum dapat disimpulkan secara cepat. “Apakah Jaksa Pinangki terima atau tidak di sisi pidana, kami perdalam juga,” tegas Febrie.

Kejagung sendiri telah mencopot Kepala Sub Bagian Pemantauan dan Evaluasi II pada Biro Perencanaan Jaksa Agung, Pinangki Sirna Malasari. Pencopotan ini dilakukan lantaran Pinangki melakukan pertemuan dengan terpidana kasus hak tagih Bank Bali, Djoko Tjandra.

“Klarifikasi yang dilakukan terhadap adanya foto seorang Jaksa perempuan bersama dengan Anita Kolopaking dan seorang laki-laki yang diduga terpidana Djoko Soegiarto Tjandra, ternyata telah ditemukan adanya bukti permulaan pelanggaran disiplin oleh terlapor Pinangki Sirna Malasari. Sehingga ditingkatkan pemeriksaannya menjadi Inspeksi kasus,” kata Kepala Pusat Penerangan Hukun Kejaksaan Agung RI, Hari Setiyono di kantornya, Rabu (29/7).

Hari menuturkan, Pinangki terbukti melakukan pelanggaran disiplin karena
telah melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa mendapat izin tertulis dari pimpinan sebanyak sembilan kali pada 2019. Diduga perjalanan itu salah satunya menemui buronan Djoko Tjandra.

“Perbuatan tersebut merupakan pelanggaran terhadap ketentuan Pasal 3 angka 17 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010. Serta melanggar Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor : PER-067/A/JA/07/2007 tentang Kode Perilaku Jaksa,” tegas Hari.

Hari menegaskan, untuk menegakkan disiplin, perlu menjatuhkan hukuman yang setimpal dengan pelanggaran disiplin yang dilakukannya. Wakil Jaksa Agung, lanjut Hari, telah mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: KEP-IV-041/B/WJA/07/2020 tanggal 29 Juli 2020 tentang Penjatuhan Hukuman Disiplin (PHD) Tingkat Berat. “Pembebasan dari Jabatan Struktural. Sebagaimana diatur dalam PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil pasal 7 ayat (4) huruf c,” pungkasnya. (jpg)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy