Jembatan Teluk Kendari Bakal Diresmikan Presiden – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Jembatan Teluk Kendari Bakal Diresmikan Presiden

KENDARIPOS.CO.ID — Pembangunan jembatan Teluk Kendari dan jembatan Rahabangga menjadi perhatian pemerintah pusat. Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI, Jhon Wempi Wetipo meninjau progres pembangunan dua jembatan yang dibiayai pemerintah pusat tersebut.

Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) diagendakan akan meresmikan jembatan Teluk Kendari jika sudah tuntas, akhir September nanti. Sayangnya, Jhon belum dapat memastikan Presiden Jokowi yang akan meresmikan.

Wakil Menteri (Wamen) PUPR RI, Jhon Wempi Wetipo (dua dari kanan) bertandang di Sultra dan meninjau proyek-proyek nasional di Sultra. Wakil Gubernur Sultra Lukman Abunawas (tengah) mendampingi Wamen PUPR RI, Jhon Wempi Wetipo meninjau salah satu ruas jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Konawe dan Konawe Utara, Selasa (25/8) kemarin.

“Oktober sudah bisa diresmikan. Kita upayakan bapak Presiden Jokowi yang meresmikan. Namun saat ini, Menteri PUPR Mochamad Basoeki Hadimoeljono yang dipastikan akan hadir dalam peresmian Jembatan Teluk Kendari, Oktober nanti,” kata Jhon Wempi Wetipo didampingi Gubernur Sultra, Ali Mazi dan Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas usai meninjau jembatan Teluk Kendari, Selasa (25/8).

Progres pembangunan jembatan Teluk Kendari dan jembatan Rahabangga di Konawe tak luput dari pantauan Wakil Menteri (Wamen) PUPR RI, Jhon Wempi Wetipo, Selasa (25/8) kemarin.

Gubernur Sultra Ali Mazi sangat berharap Presiden Jokowi hadir di Sultra dan meresmikan jembatan Teluk Kendari. Upaya lobi menghadirkan presiden sedang ditempuh Ali Mazi. Koordinasi dengan Kementerian PUPR dan Kementerian Sekretariat Negara intens dilakukan. “Nanti kita lapor ke Presiden Jokowi dan kita akan konfirmasi ke Menteri PUPR. Sebenarnya besar harapan Pemprov dan masyarakat Sultra agar Presiden yang datang meresmikan,” kata Ali Mazi.

Situasi pandemi Covid-19 yang sangat tidak bisa dihindari menimbulkan banyak kemungkinan yang bisa saja terjadi. “Dalam suasana Covid-19 ini, kita cukup prihatin. Surat ke Mensesneg perihal undangan Presiden, kami akan koordinasi dengan pihak balai yang mengerjakan jembatan. Tapi dalam situasi pandemi, kita juga tak bisa berharap banyak tapi akan kita upayakan presiden yang akan hadir,”terang Gubernur Ali Mazi.

Harapan senada diungkapkan Wakil Gubernur Sultra, Lukman Abunawas. Mantan Bupati Konawe dua periode itu mengaku bangga melihat kemegahan jembatan Teluk Kendari yang nantinya menjadi ikon baru Sultra. “Kita sangat berharap Presiden bisa hadir langsung dalam peresmian jembatan Teluk Kendari ini. Apalagi ini menjadi ikon Sultra ke depan,” ujar Ketua DPD PDIP Sultra itu.

Kembali ke soal progres pembangunan jembatan Teluk Kendari, jembatan itu telah menghubungkan kawasan Kota Lama dan Poasia itu. Proyek yang menelan anggaran Rp. 800,9 miliar diprediksi rampung akhir September 2020. “Kita memang sedikit terhambat karena Covid-19, tetapi persoalan lain saya rasa sudah rampung semua, baik pembebasan lahan maupun item lainnya di lapangan,”ujar Wamen PUPR, Jhon Wempi Wetipo.

Tak hanya jembatan Teluk Kendari, mantan Bupati Jayawijaya, Papua itu
juga meninjau pengerjaan proyek jembatan Rahabangga di Kabupaten Konawe. Jembatan itu merupakan akses penghubung Kecamatan Unaaha dan Uepai.

Menurut Jhon Wempi Wetipo, pengerjaan jembatan Rahabangga satu paket dengan jembatan yang tengah dikerjakan di Kabupaten Konawe Utara (Konut). Hanya saja, jembatan Rahabangga memiliki bentangan yang lebih panjang yakni 180 meter dibanding di Konut yang panjangnya sekira 150 meter.

“Ini akan tuntas Maret 2021. Makanya hari ini kita datang mengecek progres pengerjaannya. Supaya cepat tuntas dan tidak menghambat arus lalu lintas,” ujar
Penanganannya memang baru kita laksanakan sekarang,” ujar Jhon Wempi Wetipo didampingi Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) XXI Kendari Yohanis Tulak Toringrara, Selasa (25/8).

Politis PDIP itu berharap, kunjungannya ke Konawe dapat mendorong penyelesaian pembangunan jembatan sesuai jadwal yang ditentukan. “Terkait pembebasan lahan, nanti kita akan komunikasi dengan Pemkab setempat. Mudah-mudahan semua bisa lancar,” imbuh Jhon Wempi Wetipo.

Sementara itu, Kepala BPJN XXI Kendari, Yohanis Tulak Tondingrara mengatakan, saat ini untuk progres jembatan Teluk Kendari mencapai angka 97,33 persen. Pihaknya optimistis akhir September nanti, semua pekerjaan sudah rampung.”Dan Oktober nanti sudah bisa diresmikan,”terangnya.

Yohanis menjelaskan persoalan lahan tidak ada masalah sebab semua putusan sudah incrach di pengadilan. “Kita saat ini kerjakan semua yang belum selesai, untuk bagian Kota Lama juga semua masih dalam tahapan. Yang jelas kita akan bekerja sesuai target dan akan menyelesaikan secepatnya yang belum kelar,”ucapnya.

Terkait jembatan Rahabangga, Yohanis Tulak Tondingrara menuturkan, jembatan tersebut dikerjakan PT.Brantas Abipraya. Sesuai kontrak, jangka waktu pengerjaan jembatan Rahabangga selama 235 hari kalender, sejak 30 Desember 2019 dan ditarget kelar pada September 2020. Namun karena terjadi pandemi Covid-19 maka ada penambahan waktu masa pengerjaan hingga Maret 2021.

Hanya saja, imbas penyebaran Covid-19 juga menyebabkan anggaran pengerjaan jembatan dialihkan untuk penanganan pandemi. Pengerjaan jembatan Rahabangga menelan anggaran sekira Rp 95 miliar dan satu paket dengan jembatan yang juga dibangun di Kabupaten Konawe Utara. Jika kelar, jembatan Rahabangga yang dikerja itu akan memiliki panjang tiga kali lipat dari panjang awal jembatan sebelumnya. “Kalau jembatan yang baru ini sudah jadi, jembatan lama akan dibongkar,” tandas Yohanis Tulak Tondingrara. (rah/adi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy