Helatan MTQ Provinsi Dibatalkan – Kendari Pos
Konawe Selatan

Helatan MTQ Provinsi Dibatalkan

H. Sjarif Sajang


KENDARIPOS.CO.ID — Agenda pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara yang dipusatkan di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), batal dihelat. Grafik penyebaran Covid-19 yang belum juga menurun, membuat situasi tak dapat dipastikan aman.
Informasi batalnya event religi tiga tahunan tersebut, disampaikan pihak penyelenggara yang diwakili Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konsel, H. Sjarif Sajang.

“Terkait gelaran MTQ Provinsi, saya sudah pernah ikut rapat di Pemprov mewakili bupati. Rapat pembahasan MTQ saat itu dipimpin Wakil Gubernur dan dihadiri Sekretaris Provinsi, pihak Kanwil Kementerian Agama, Bagian Ortala, dan perwakilan tiap kabupaten. Pada saat itu saya sudah sampaikan terkait kesiapan Konsel. Tetapi sebelumnya saya sudah memaparkan kondisi pandemi Covid-19 yang terkini,” ungkapnya, Selasa (18/8).

Setelah mendapat informasi dari Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, diakui Sjarif, gelaran MTQ di Konsel juga menimbulkan kekhawatiran bagi warga yang kediamannya akan ditempati para kafilah dari luar daerah. “Karena sekiranya MTQ akan tetap digelar, jangan sampai terjadi penularan. Apalagi ada beberapa daerah yang masuk zona merah,” imbuhnya.
Atas pertimbangan itu, sambung mantan kepala Dishub Kota Kendari ini, akhirnya wacana pelaksanaan MTQ yang disepakati akan digelar akhir Agustus itu, dibatalkan.

“Terkini, saya dapat informasi dari Sekprov bahwa dengan kondisi Covid yang masih terus bertambah di Sultra dan di Konsel khususnya, akhirnya dipertimbangkan agar MTQ tidak dilaksanakan secara langsung. Nantinya akan dilakukan penunjukan langsung perwakilan daerah,” sebutnya. Dijelaskannya, penunjukan langsung yang dimaksud adalah, Pemerintah Provinsi akan mengambil alih proses pelaksanaan MTQ dengan memilih para Qari dan Qariah juara tahun 2019 lalu. Mereka nanti akan ditunjuk mewakili Provinsi pada MTQ tingkat nasional di Jawa Barat, tahun 2022 mendatang.

“Kami masih menunggu surat resmi dari Gubernur. Yang jelasnya, tidak bisa dipaksakan dihelat dengan kondisi penularan virus corona saat ini. Apalagi, masing-masing daerah akan mendelegasikan 30-an kafilah untuk datang di Konsel. Otomatis ini rawan terjadi penularan,” sambung Sjarif Sajang. Soal kesiapan tuan rumah Konsel yang sudah berjalan berjalan sejak lama, akan dilakukan rasionalisasi anggaran.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Konsel itu mengakui, jauh sebelum hari H pelaksanaan sudah dilakukan berbagai persiapan. Mulai dari pembangunan Islamic Center, perluasan jalan kantor Bupati serta kegiatan pendukung lainnya. “Dengan adanya pembatalan itu akan dilakukan rasionalisasi anggaran. Sehingga dana tersebut akan menjadi catatan pada saat perubahan anggaran,” terangnya. Ditambahkan, kegiatan fisik sudah hampir semua dilaksanakan. Jumlah anggaran yang terpakai mencapai miliaran rupiah.

“Contoh di Kesra, kan ada panitianya, ada tari kolosal dan sudah latihan. Bahkan sudah dibelikan pakaian. Nah ini akan kami laporkan juga. Kemudian perluasan jalan Rp 2 miliar, persiapan acara Rp 1,5 miliar. Jadi yang fisik sudah terpasang dan telah dieksekusi anggarannya. Tinggal yang non fisik,” pungkasnya. (b/kam)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy