Delapan SMP di Kota Kendari Siap PBM Tatap Muka – Kendari Pos
Edukasi

Delapan SMP di Kota Kendari Siap PBM Tatap Muka

Muchdar Alimin, M.Pd.


KENDARIPOS.CO.ID — Adanya pelonggaran pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PBM) di daerah zona kuning, ditindaklanjuti setiap pemerintah daerah. Di Kota Kendari, ditetapkan delapan SMP yang dinyatakan lolos verifikasi pelaksanaan pembelajaran langsung.

Kabid Pembinaan Pendidikan Dasar Dikmudora Kendari, Muchdar, M.Pd., mengungkapkan bahwa adanya peraturan yang membolehkan pelaksana PBM di sekolah, tentu memberi ruang bagi satuan pendidikan untuk menyelenggarakan PBM tatap muka di sekolah.

“Sekolah yang telah lulus verifikasi dan siap laksanakan pembelajaran secara langsung, yaitu SMPN 2, SMPN 5, SMPN 9, SMPN 13, SMPN 19, SMPN 20, SMPN 17 dan SMPS Frater. Sekolah-sekolah ini dinyatakan berhak belajar tatap muka karena dari segi sarana dan prasarana sudah benar-benar memenuhi standar penanganan Covid-19,” ungkap Muchdar, kemarin.

Diakuinya, kelonggaran yang diberikan pemerintah berlaku di daerah zona kuning mendorong sejumlah sekolah untuk optimalkan persiapan untuk memenuhi kelayakan belajar tatap muka.

“Kota Kendaei masih zona marah, akan tetapi dengan peraturan yang memberlakukan zona kuning bisa melaksanakan PBM secara lansung. Membuat beberapa sekolah kini mengajukan pra verifikasi, dan sampai sekarang sudah tiga sekolah uang ikut praverifikasi Dikmudora, yaitu SMPN 1, SMPN 4, dan SMP IT Al Qalam. Selanjutnya, akan diperiksa kesiapannya oleh tim Dinkes dan Inspektorat,” paparnya.

Lanjut Muchdar, jika nantinya di Kota Kendari sudah membolehkan pembelajaran tatap muka, maka sekolah yang telah lulus verifikasi bisa langsung melaksanakan belajar di sekolah. Tentu harus memenuhi berbagai persyaratan yang mendukung hal itu.

“Persyaratan yang tidak kalah penting adalah harus ada persetujuan dari orang tua siswa, apakah mereka membolehkan anaknya untuk melakukan pembelajaran secara langsung di sekolah. Meski sekolah itu sudah lulus verifikasi tapi banyak orang tua siswa yang tidak setuju, maka pembelajaran akan tetap dilaksanakan secara virtual,” tukasnya.

Ia pun berharap, semua sekolah supaya segera melakukan berbagai persiapan agar bisa ikut praverifikasi. Mengingat banyak siswa yang ingin belajar langsung di sekolah. “Kami berharap makin banyak sekolah yang mempersiapkan segala hal terkait standar protokol
Kesehatan agar ke depannya ketika Kendari sudah masuk zona kuning dan Pemkot telah memberikan izin, maka langsung di laksanakan pembelajaran secara langsung di Sekolah. (m5/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy