Bungkutoko Siap Jadi Primadona Wisata Baru – Kendari Pos
Metro Kendari

Bungkutoko Siap Jadi Primadona Wisata Baru

Suasana sore hari di RTH Talia, Bungkutoko, Kendari, Jumat (7/8). Pertigaan Jalan Garuda ini dirubah menjadi sebuah taman atau tempat wisata baru bagi masyarakat Kota Kendari. Foto Muh. Abdi/Kendari Pos

KENDARIPOS.CO.ID — Wajah kawasan jembatan Bungkutoko kini lebih tertata. Area yang dulu terlihat kumuh telah berubah menjadi tempat bersantai warga Kota Kendari. Tidak hanya disekitar Ruang Terbuka Hijau (RTH), sejumlah wilayah pemukiman pun turut ditata. Tidak hanya kawasan Bungkutoko namun juga sampai di kelurahan Petoaha. Pengerjaan lingkungan, drainase hingga penangan sampah membuat kawasan ini tampak lebih teratur dan bersih.

Penataan wilayah ini merupakan program kerja sama Pemkot Kendari dengan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sultra. Hingga kini, program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) telah mencapai tahap akhir. Jika tidak ada kendala, pengerjaan ini akan dirampungkan September mendatang.

“Insya Allah, kawasan Bungkutoko dan Petoaha akan menjadi primadona baru pariwisata di Sultra. RTH bisa dipakai trak jogging, bersantai hingga kawasan kuliner,” kata Sulkarnain.

Tidak hanya itu, destinasi wisata lokal akan terintegarasi dengan perogram pemberdayaan masyarakat nelayan. Sebab wilayah ini akan menjadi kawasan budidaya kerang. Makanya, dinamakan kampung kerang. Tahun 2021, Pemkot Kendari akan kembali mengusulkan anggaran untuk peningkatan penataan kawasan ini. “Selain itu, ada pula budidaya ikan dengan menggunakan karamba,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Perencanaan BPPW Sultra, Firman Aksara, ST mengatakan penataan kawasan Bungkutoko merupakan penataan kawasan kumuh meliputi 7 kriteria, namun yang di tangani di Bungkutoko hanya meliputi 6 kriteria. Meski begitu, penataan kawasan tetap berjalan bahkan akan segera rampung.

“Drainase, Jalan lingkungan, Ruang terbuka hijau, Penanganan persampahan, sanitasi dan air bersih, sedangkan keteraturan perumahan merupakan kewenangan Pemda. Kalau ini selesai kita harapkan kumuh di Bungkutoko dan Petoaha berkurang,” ungkapnya.(b/ags)

Proyek Penataan Wilayah
-Kawasan Bungkutoko dan Petoaha
-Anggaran Rp 42 Miliar
-Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku)

Item yang Ditata
Drainase
Jalan Lingkungan
Ruang Terbuka Hijau
Penanganan Sampah
Sanitasi
Air Bersih
Tata Pemukiman

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy