BPN Identifikasi Kepemilikan Sertifikat Tumpang Tindih – Kendari Pos
Wakatobi

BPN Identifikasi Kepemilikan Sertifikat Tumpang Tindih

KENDARIPOS.CO.ID — Belum tercapainya target penyertifikatan tanah sistematis lengkap (PTSL) di Pulau Tomia bukan satu-satunya masalah yang ditemui pihak Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Wakatobi. Rupanya selama ini masih ada hal lain yang juga dijumpai, yakni kepemilikan sertifikat yang tumpang tindih. Kendati demikian pihak BPN setempat mengklain, belum ditemukan adanya kepemilikan sertifikat ganda.

Kasubsi Penetapan Tanah dan Pemberdayaan Tanah Masyarakat, Kantor Pertanahan Wakatobi, Misman, berargumen, kasus sertifikat tanah tumpang tindih memang ditemukan. Hal itu karena, kegiatan pengukuran sebelumnya berbeda dengan saat ini. “Dulu masih sistem manual sementara sekarang digital. Kalau kepemilikan dua sertifikat selama ini belum kami temukan khusus di Wakatobi. Tapi, sertifikat tumpang tindih, ada kasusnya. Titik koordinatnya sudah digital, sehingga ketahuan mana yang tumpang tindih dan mana yang tidak,” bebernya, kemarin.

Misman menjelaskan sertifikat yang tumpang tindih tersebut misalnya, ada sertifikat yang batasnya masuk di tanah orang dan sudah bersertifikat juga. “Untuk mencari kebenarannya, harus dibuktikan dengan pengembalian batas,” tandasnya. Dulu kata Misman, setiap kegiatan pengukuran yang dilakukan sejak Wakatobi masih Kabupaten Buton, pihaknya menyarankan pada masyarakat agar bidang tanah yang telah diukur dibuatkan batas. Sayangnya, arahan ini kadang diabaikan. Sehingga ketika ada pengukuran pada bidang di sampingnya, batas tersebut sudah tidak ada. “Memang ada kasus sampai di pengadilan dan rata-rata pemenangnya yang diukur pertama. Tapi, untuk sertifikat tanah yang ganda itu tidak ada di Wakatobi,” ulangnya, menegaskan. (c/thy)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy