BKD dan BPKSDM Siap Gelar SKB – Kendari Pos
Nasional

BKD dan BPKSDM Siap Gelar SKB

CPNS tahun anggaran 2019 saat mengikuti tes SKD. Mereka yang dinyatakan lulus akan mengikuti tahap selanjutnya, Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) mulai September hingga Oktober 2020. Karena masih pandemi Covid-19, peserta SKB wajib patuh pada protokol kesehatan.


KENDARIPOS.CO.ID — Palagan kompetisi perebutan Nomor Induk Pegawai (NIP) sudah terbentang. Para kompetitor sejak jauh hari telah menyiapkan “amunisi”. Badan Kepegawaian Negara (BKN) menetapkan jadwal tes Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) bagi CPNSD yang lolos SKD yakni mulai September hingga Oktober 2020.

Setiap daerah penyelenggara seleksi masih menunggu jadwal pasti menggelar tes SKB. Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sultra, BKPSDM Kolaka dan BKPSDM Muna Barat baru sebatas
mengumumumkan peserta untuk melakukan pendaftaran ulang dengan login di laman BKN.

Kepala BKD Sultra, La Ode Mustari mengaku masih menunggu petunjuk teknis BKN terkait prosedur dan sistem SKB nanti. Saat ini, BKD Sultra baru menerima regulasi terkait waktu dan prosedur pelaksanaan SKB.”Kalau prosedur pelaksanaan sudah ada aturannya. Semua harus sesuai dengan aturan tentang protokol kesehatan (Prokes) pencegahan penyebaran Covid-19. Tetapi terkait sistem pelaksanaan untuk jenis dan bentu-bentuk soal sudah diatur oleh pusat. Kita juga belum terima aturan turunan terkait itu,” kata La Ode Mustari kepada Kendari Pos, kemarin.

Dia menambahkan, saat ini peserta baru diminta untuk mendaftar ulang sebagai syarat mengikuti seleksi dan mendapatkan kartu peserta SKB. “Tapi untuk waktu pelaksanaan tes, hanya dicantumkan awal September sampai pertengahan Oktober,” ungkap La Ode Mustari.

Kata Mustari, jadwal tes SKB CPND lingkup Pemprov Sultra bisa saja dilaksanakan pada awal, pertengahan dan akhir September atau pada awal dan pertengahan Oktober 2020. “Sebab dalam aturan yang kami terima, belum dituliskan jadwalnya. Jadi kami masih menunggu keputusan pusat terkait waktu pelaksanaan pasti SKB, sebab jelas dalam aturan hanya di tulis 1 September sampai 12 Oktober, ” beber mantan Penjabat (Pj) Sekprov Sultra itu.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Kepegawaian dan Mutasi BKD Sultra, Kadir mengatakan perbedaan mendasar dalam SKB tahun ini adalah setiap peserta boleh menentukan lokasi tesnya sendiri. Hal ini mengingat potensi penyebaran Covid-19. “Di tengah pandemi ini, kita memang dituntut lebih waspada. Jadi setiap peserta dapat menentukan lokasi tesnya. Oleh karena ini tes SKB berbasis online jadi tidak akan ada manipulasi. Semua pusat yang menentukan,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kolaka, Hj.Andi Tenri Gau mengatakan BKN telah menetapkan rentang waktu pelaksanaan SKB, namun untuk jadwal pelaksanaan SKB CPNS Kolaka belum jelas.

“Jadwal SKB CPNS Kolaka belum jelas karena kami belum menerima jadwal dari resmi dari BKN. Yang jelas pelaksanaaannya mulai 1 September hingga 12 Oktober 2020,” kata Andi Tenri Gau, kemarin.

Mantan Inspektur Kolaka itu menegaskan, meski belum menerima jadwal resmi BKN, BKPSDM Kolaka sudah siap menggelar SKB. Sarana dan prasarana yang dibutuhkan telah disiapkan. “Komputer, jaringan, dan ruangan kami sudah siapkan. Jadi kami siap kapan saja SKB dilaksanakan,” tukasnya.

Bahkan kata Tenri, pihaknya juga siap mengakomodir peserta SKB dari Pemda lain yang ingin ujian SKB di Kolaka. “Biasanya ada yang menumpang tapi saat ini belum ada konfirmasi. Tetapi kami juga siap kalau ada yang menumpang,”pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Muna Barat (BKPP Mubar) Laode Mahajaya mengingatkan peserta SKB di Mubar wajib mendaftar ulang.Selain itu peserta dapat memilih lokasi ujian SKB pada saat mendaftar ulang.

“Peserta SKB wajib mencetak kartu tanda peserta ujian SKB. Pendaftaran ulang mulai 8 agustus melalui akun masing-masing peserta pada laman BKN https://sscn.bkn.go.id,”urai Mahajaya, kemarin.

Mahajaya mengingatkan peserta SKB agar taat pada aturan dan protokol kesehataan saat ikut seleksi. “Sesuai pengumuman yang dikeluarkan BKN, peserta harus mengikuti kewajiban dan larangan itu karena di situ juga ada sanksi jika tidak ditaati,”ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengadaan dan Mutasi Pegawai, BKPSDM Kota Baubau, Samiun mengatakan peserta CPNS Kota Baubau yang lulus passing grade sebanyak 225 orang. Jika seluruhnya telah mendaftar ulang maka dilanjutkan pencetakkan kartu. “Selanjutnya tinggal menunggu pelaksanaan SKB,” ujarnya, kemarin.

Pendaftaran ulang peserta SKB bertujuan untuk menyusun ulang pelaksanaan tes SKB sesuai alamat peserta yang tercantum dalam KTP. Kebijakan itu sebagai upaya mengantisipasi potensi penyebaran Covid-19. “Tapi nanti kita lihat lagi hasil pendaftaran ulangnya nanti. Makanya kita belum bisa pastikan kesiapan sarana dan prasarana pelaksanaan SKB. Kemarin kita laporkan siap 100 unit komputer, tapi karena ada surat edaran itu, maka kita belum bisa pastikan. Nanti Sabtu (8/8) nanti baru bisa kita ketahui,” tutup Samiun.

Kesiapan menggelar SKB juga diungkapkan Kepala BKPSDM Konkep, Umar. Kata dia, para peserta sudah memilih lokasi tes SKB. “Peserta SKB di Konkep bukan hanya dari Sultra saja. Ada juga dari Provinsi Sulawesi Selatan. Sesuai surat edaran Kemenpan RB, lokasi tes dibagi berdasarkan domisili,” kata Umar.

Kepala BKPSDM Konut, Moh. Noorsain melalui Kasubdit Pengadaan, Heppy Aprianti, menuturkan kepastian SKB masih menunggu dari Panselnas. “Rencana September-Oktober dilaksanakan SKB. Tapi Panselda masih menunggu jadwal resmi dari Panselnas untuk Konut. Apakah dilaksanakan diawal, pertengahan atau diakhir September,”ujar Heppy Aprianti.

433 peserta SKB dijadwalkan mengikuti tes di SMKN 4 Kota Kendari. Namun, Pansel memberikan kebijakan bagi peserta asal luar Sultra bisa melaksanakan SKB dengan memilih lokasi terdekat. Hal ini dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.
“Ada petunjuk dari pusat, untuk titik lokasi SKB, peserta dapat memilih sendiri sesuai dengan domisili peserta terdekat. Misalnya, peserta SKB asal Konut yang tinggal di Makassar, tidak perlu pulang di Kendari. Tetapi tinggal memilih lokasi terdekat,”ungkap Heppy.
(rah/fad/yaf/ahi/san/min/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy