Bisa Pesta, Lulo Dilarang – Kendari Pos
HEADLINE NEWS

Bisa Pesta, Lulo Dilarang

KENDARIPOS.CO.ID — Era tatanan kehidupan baru dimasa pandemi Covid-19, membuat sebagian aktivitas masyarakat di Konawe berangsur-angsur pulih. Pelarangan menggelar kegiatan keramaian di wilayah itu kini sudah dicabut. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe telah membolehkan warganya untuk menggelar hajatan seperti pesta pernikahan, akikah maupun acara lain yang sifatnya mengumpulkan orang banyak. Meski begitu, tarian Lulo yang kerap menjadi pelengkap akhir suatu pesta masih belum dibolehkan oleh pemerintah.

Sekretaris Kabupaten (Sekab) Konawe, Ferdinand Sapan, mengatakan, dibolehkannya acara hajatan pada daerah berjuluk lumbung beras itu, tertuang dalam surat edaran (SE) Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Konawe nomor 440/750/2020 tertanggal 7 Agustus 2020. Akan tetapi, meski pelarangan itu telah dicabut, ia mengingatkan agar protokol kesehatan Covid-19 harus tetap diterapkan saat pesta warga berlangsung. “Maklumat Kapolri yang melarang berkumpul pada masa pandemi sebelumnya juga sudah dicabut. Itu jadi dasar kami membolehkan acara hajatan,” ujar Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Konawe itu, Senin (10/8).

Ferdinand menjelaskan, semua pihak harus mendukung penerapan kebijakan tersebut agar berjalan secara efektif di tengah-tengah masyarakat. Edukasi dan sosialisasi mengenai hal tersebut, harus melibatkan semua stakeholder terkait. Entah itu di tataran pemangku kebijakan maupun pada level bawah sekalipun.

“Silahkan menggelar pesta tapi tetap perhatikan protokol kesehatan Covid-19. Tidak usah dulu ada Lulo-nya. Sebab itu termasuk kontak fisik,” imbau mantan Kepala BPKAD Konawe tersebut. Ferdinand merinci, ada beberapa syarat atau ketentuan yang harus dipatuhi warga Konawe yang ingin melangsungkan hajatan pada era new normal ini. Bagi pemilik pesta, diwajibkan membuat surat pernyataan bermaterai yang diketahui Pemerintah Desa/Kelurahan, serta pihak TNI/Polri.

Selain itu, memasang media informasi untuk mengingatkan tamu undangan akan protokol kesehatan Covid-19. Mereka juga diminta untuk memakai masker, sarung tangan dan lindung wajah. Serta menyediakan tempat cuci tangan dilengkapi sabun atau hand sanitizer untuk digunakan tamu undangan yang menghadiri pesta tersebut. “Khusus para tamu, wajib di cek suhu tubuhnya. Jangan bersalaman sesama tamu undangan atau dengan pengantin. Jarak kursi harus minimal satu meter. Poin-poin itu harus dipatuhi. Kalau tidak, kita tak segan menghentikan hajatan tersebut,” tegas Ferdinand Sapan. (b/adi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy