Bertemu Luhut, Kery Minta Dukungan Percepatan Pembangunan di Konawe – Kendari Pos
Nasional

Bertemu Luhut, Kery Minta Dukungan Percepatan Pembangunan di Konawe

Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa (kanan, pakai masker) berbincang dengan Menko Maritim dan Investasi RI Luhut Binsar Pandjaitan (kiri), usai menggelar rapat di kantor Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi RI setempat, Kamis (27/8) kemarin.


KENDARIPOS.CO.ID — Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa memenuhi undangan rapat bersama Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Pandjaitan, Kamis (27/8). Pertemuan yang digelar di bilangan jalan MH Thamrin nomor 8 Jakarta Pusat, tepatnya di kantor Menko Kemaritiman dan Investasi RI itu, membahas beberapa hal menyangkut perkembangan ekonomi di daerah maupun skala nasional.

Satu dari sekian uneg-uneg yang dikeluarkan Kery S.Konggoasa di hadapan Menko Luhut Binsar Pandjaitan, yakni ihwal pengembangan kawasan mega industri di Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe sebagai salah satu aset dalam mendukung percepatan pembangunan nasional.

Berkenaan dengan pengembangan kawasan yang masuk proyek strategis nasional (PSN) itu, Kery mengatakan, tahun ini Pemkab bakal mendirikan Politeknik Industri di Konawe. Politeknik itu, nantinya akan menjadi tempat menuntut ilmu bagi pekerja lokal Konawe yang hendak bekerja di perusahaan smelter di Kecamatan Morosi. “Makanya kami meminta dukungan pemerintah pusat, di bawah koordinasi Menko Maritim dan Investasi,” ujar Bupati Konawe dua periode itu, saat dihubungi Kendari Pos, Kamis (27/8) kemarin.

Mantan Ketua DPD PAN Konawe itu menjelaskan, pembangunan kampus Politeknik Industri di Konawe merupakan salah satu langkah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di otoritanya. Sebab menurut Kery, peningkatan SDM itu bisa menjadi output kala pembangunan Politeknik Industri berjalan dengan baik.

“Sehingga skill atau kompetensi pekerja lokal kita bisa bersaing dengan pekerja asing. Tidak perlu lagi kita datangkan pekerja dari luar kalau SDM kita di Konawe sama kualitasnya,” yakin Konawe 1 itu.

Selain itu pula, hal lain yang juga dibahas Bupati Konawe Kery S.Konggoasa bersama mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Dan Keamanan RI, Luhut Binsar Pandjaitan yakni berkaitan dengan pengelolaan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pertambangan di kompleks mega industri di Kecamatan Morosi.

Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) DPW PAN Sultra itu menyebut, pajak air permukaan semestinya ikut dimasukkan menjadi sumber PAD yang bisa dikenai pajak atau retribusi. Hanya saja, potensi objek pajak baru itu masih belum diberlakukan lantaran belum adanya regulasi yang jelas mengenai pajak air permukaan di Konawe. Padahal, lanjut Kery, suatu kompleks pertambangan dimanapun, pasti membutuhkan air dalam kapasitas yang lumayan besar untuk mendinginkan mesin-mesin produksi ataupun pengolahannya.

“Kami ingin ada penguatan regulasi dari pemerintah pusat. Supaya jadi bahan acuan kami melakukan penarikan PAD dari sektor pajak air permukaan di kawasan mega industri. Kita minta hak kami diberikan. Itu saja,” tegasnya dihadapan Luhut Binsar Pandjaitan. (adi/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy