200 Hektar Kawasan Kumuh di Kendari Berkurang – Kendari Pos
Metro Kendari

200 Hektar Kawasan Kumuh di Kendari Berkurang

Peluncuran program Kotaku di Kelurahan Mata. Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir meletakan batu pertama pembangunan saluran drainase

KENDARIPOS.CO.ID — Penataan kawasan kumuh masih menjadi perhatian Pemkot Kendari beberapa tahun terakhir. Jangan heran, luas kawasan kumuh di Kota Kendari terus berkurang. Bila sebelumnya, luas kawasan kumuh mencapai 400 hektar kini telah berkurang 50 persen atau tersisa 200 hektar.

Untuk mensiasati keterbatasan anggaran, Pemkot terbilang kreatif. Tidak hanya mengandalkan APBD, Pemkot turut melobi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (KemenPU-PR). Upaya itu membuahkan hasil. Dalam beberapa tahun terakhir, Kota Kendari keciprat miliaran anggaran Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) tiap tahunnya.

Wali Kota Kendari, H. Sulkarnain mengatakan program Kotaku tidak hanya mengurangi luasan kawasan kumuh, namun juga menjadi wadah pemberdayaan masyarakat sekitar. “Program ini sangat baik. Karena sistem padat karya. Masyarakat dilibatkan dalam program mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaannya. Dengan begitu, masyarakat mendapatkan manfaatnya. Terlebih ditengah pandemi Covid-19 ini banyak warga yang membutuhkan bantuan,” ungkap Sulkarnain.

Tahun ini, ada 4 kelurahan yang mendapatkan bantuan tersebut. Keempat kelurahan itu yakni Kelurahan Tipulu, Mataiwoi, Kadia dan Mata yang masing-masing mendapatkan bantuan sebesar Rp 1 miliar. Program ini telah dimulai. Terakhir, ia melaunching program kotaku di Kelurahan Mata.

“Mudah-mudah program ini bisa berjalan lancar. Jika berhasil, pemerintah pusat tak sungkan memberikan bantuan serupa pada tahun mendatang. Saya optimis lewat program kotaku, Kota Kendari akan bebas dari kawasan kumuh sehingga bisa menjadi kota yang layak huni,” kata Sulkarnain.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Sultra, Mustaba mengatakan, khusus di Kelurahan Mata, luasan kawasan kumuh tersisa 2,50 hektar. Luasan itulah yang akan terus diupayakan penanganannya. “Menjadi suatu kesyukuran bahwa Kelurahan Mata sudah tiga kali berturut-turut mendapatkan bantuan program kotaku. Mudah-mudah ini bisa menjadi contoh bagi kelurahan lain untuk mengajukan permohonan penataan kawasan,” kata Mustaba.

“Seluruh pekerjaan (Program Kotaku) dilaksanakan secara profesional. Para pekerja (warga) didampingi langsung oleh tenaga profesional yang tersertifikasi. Sehingga saya bisa pastikan hasilnya nanti akan bagus. Melalui program ini, saya harap nantinya seluruh kawasan kumuh di Kendari bisa teratasi,” tambahnya. (b/adv/ags)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy