2.815 Pemilih di Koltim Bermasalah – Kendari Pos
Politik

2.815 Pemilih di Koltim Bermasalah

Kepala Disdukcapil Koltim Anwar Hamzah melakukan verifikasi data kartu keluarga jelang Pilkada untuk memastikan data pemilih valid.

KENDARIPOS.CO.ID — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kolaka Timur (Koltim) mencatat 2.815 data pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS). Temuan itu saat proses pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih pada Pilkada 2020.

Kordiv. Pengawasan dan Hubal Bawaslu Koltim, Abang Saputra Laliasa mengatakan jumlah data pemilih TMS itu disebabkan ragam faktor. Ada pemilih yang sudah meninggal dunia tapi masih terdaftar, pindah domisili, ganda identik atau warga yang sudah menjadi anggota Polri.

Katanya, lembaganya melakukan pengawasan secara berkala dalam proses pemuktahiran data pemilih. Tercatat 15 sampai 17 Juli lalu, kata dia, Bawaslu menemukan 1.234 data pemilih TMS dan tanggal 18 hingga 25 Juli, setidaknya 1.581 ditemukan TMS. Artinya sudah 2.815 data pemilih yang bermasalah. “Saya percaya, data pemilih TMS masih akan terus bertambah seiring proses Coklit berjalan. Kita lakukan pengawasan yang melekat kepada petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP),” ungkapnya, kemarin (3/8).

Abang mengatakan, Bawaslu juga telah menemukan pemilih data dalam formulir A-KWK bermasalah. Pemilih belum melakukan perekeman. Serta pemilih memenuhi syarat, tidak masuk dalam daftar pemilih.

“Temuan Bawaslu akan direkomendasikan kepada KPU Koltim, untuk dicocokan dengan hasil Coklit oleh PPDP. Kita harapkan data pemilih yang menjadi daftar pemilih tetap (DPT) bisa valid dan akurat,” imbuhnya. (kus/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy