UHO Pastikan Kegiatan Akademik dan Nonakademik Tetap Berjalan – Kendari Pos
Edukasi

UHO Pastikan Kegiatan Akademik dan Nonakademik Tetap Berjalan

KENDARIPOS.CO.ID — Pandemi Covid-19 menuntut perubahan pada hampir semua lini kehidupan tak terkecuali di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan akademik maupun nonakademik kini lebih banyak dilaksanakan secara virtual (online).

Universitas Halu Oleo (UHO) tak ingin pasrah dengan kondisi ini. Berbagai upaya dilakukan agar mahasiswa mendapatkan hak-haknya selama menempuh studi. Selain memastikan kegiatan belajar mengajar terlaksana dengan sebaik-baiknya, lingkungan kampus juga disetting agar menjadi tempat yang aman bagi seluruh stakeholders kampus yang terpaksa melakukan aktivitas secara langsung.

Rektor UHO Prof. Dr. Muh Zamrun Firihu mengatakan setidaknya ada tiga protokol kesehatan yang diterapkan secara ketat di lingkungan kampus UHO selama era new normal atau adaptasi kebiasaan baru. Diantaranya wajib mengenakan masker, penyediaan fasilitas cuci tangan, dan menjaga jarak.

“Harus ada fasilitas penunjang kegiatan di era new normal atau adaptasi kebiasaan baru. Misalnya di beberapa gedung disediakan tempat cuci tangan, wajib menggunakan masker, dan menjaga jarak,” ujarnya saat ditemui Kendari Pos di ruang kerjanya, Selasa (28/7).

Lanjut dia, di tengah berbagai keterbatasan, rutinitas kampus tetap berjalan dengan selalu memperhatikan protokol kesehatan. Walaupun para pegawai masuk kantor, rapat tetap diselenggarakan secara virtual. Begitu pula kegiatan belajar mengajar para mahasiswa.

“Hak para mahasiswa tidak boleh kita kurangi,” tegasnya.

Terkait wisuda tahun 2020, lanjut dia, penyelenggaraannya akan mempertimbangkan kondisi saat ini. Seremoni wisuda yang rencananya digelar berbarengan dengan Dies Natalis UHO pada 19 Agustus nanti juga akan dilaksanakan secara online. Ini demi menghindari penyebaran virus korona.

“Nanti penyerahan ijazah dilakukan di fakultas masing-masing. Seperti apa nanti mekanismenya, akan diatur dengan mempertimbangkan keamanan semua pihak,” terangnya.

Prof Zamrun menegaskan new normal bukanlah hambatan. Di era adaptasi kebiasaan baru, semua pihak harus bisa membiasakan diri termasuk dalam pemanfaatan teknologi. Jika sebelumnya teknologi hanya untuk memenuhi kebutuhan sekunder, saat ini telah menjadi kebutuhan utama. Siapapun dia, mau tidak mau harus bisa membiasakan dan mengakrabkan diri dengan teknologi.

“Perubahan itu pasti. Tapi manusia harus bisa menyesuaikan diri dengan setiap perubahan. Salah satu keunggulan manusia ada pada kemampuannya beradaptasi. UHO juga akan berupaya menyesuaikan diri hingga keadaan menjadi normal kembali,” tandasnya. (b/adv/uli)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy