Sekolah Harus Tetap Perhatikan Standar Kurikulum – Kendari Pos
Edukasi

Sekolah Harus Tetap Perhatikan Standar Kurikulum

Asrun Lio Plt. Kepala Dinas Dikbud Prov Sultra

KENDARIPOS.CO.ID — Di tahun ajaran baru pendidikan, proses belajar mengajar (PBM) secara tatap muka dialihkan menjadi daring (online). Siswa mengakses materi pelajaran dari rumah masing-masing. Meski begitu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra meminta seluruh sekolah agar tetap memperhatikan standar kurikulum.

Plt. Kepala Dinas Dikbud Sultra Asrun Lio mengatakan metode pembelajaran secara daring, tetap harus memenuhi standar kurikulum sekitar 60 – 70 persen. Sedangkan 30-40 persen itu para guru wajib memberikan pelajaran pada siswanya berupa pembinaan karakter.

Akademisi UHO ini mengatakan, pemenuhan pembelajaran bagi siswa diwajibkan bagi seluruh tingkat satuan pendidikan mulai dari SMA, SMP, SD,TK sederajat baik itu sekolah swasta maupun negeri. Pada tahun ajaran 2020-2021 proses pembelajaran dilaksanakan secara daring yang tetap memperhatikan delapan standar nasional kelulusan pendidikan.

“Memasuki era Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), seluruh sekolah selain di wilayah zona hijau, belum dibolehkan melaksanakan proses belajar mengajar secara tatap muka, namun secara daring,” ulangnya pertegas.

Asrun menjelaskan, standar kurikulum merupakan kriteria minimal mengenai sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Standar tersebut lanjut dia, berfungsi sebagai pedoman utama dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan pendidikan dalam rangka mewujudkan pendidikan nasional yang bermutu.

Asrun menyebut, ada delapan standar kurikulum pendidikan yakni meliputi standar isi, proses, kompetensi kelulusan, pendidik dan tenaga kependidikan, sarana dan prasarana, pengelolaan, pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan.

“Kita ambil contoh standar proses atau berkaitan dengan pelaksanaan pembelajaran di masing-masing satuan pendidikan. Pelaksanaan dan pencapaian standar proses di tengah pandemi ini, di mana PBM dilaksanakan secara daring, itu harus diselenggarakan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan dan partisipatif dengan berdasarkan pada standar kompetensi lulusan,” papar Asrun.

Ia optimis kualitas pendidikan tetap akan terjaga bila semua sekolah ikuti standar yang ada, sekalipun aktivitas belajar mengajar dilaksanakan di masa pandemi Covid-19. (ags/adv)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy