Rapid Test 10 Tenaga Kesehatan di Baubau Reaktif, Puskesmas Tetap Buka – Kendari Pos
Bau-bau

Rapid Test 10 Tenaga Kesehatan di Baubau Reaktif, Puskesmas Tetap Buka

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau melalui Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 terus memaksimalkan upaya memberantas penyebaran virus. Rapid test massal dilakukan dengan mengunjungi berbagai istansi. Terbaru pengecekan anti bodi massal itu dilakulan di Puskesmas Wajo. Hasilnya sejumlah tenaga kesehatan (Nakes) terdeteksi reaktif. Meski begitu, pelayanan kesehatan di Puskesmas Wajo tetap berjalan.

“Seluruh Nakes Puskesmas Wajo mengikuti rapid test. Dari total 80 paramedis yang ada, sebanyak 10 Nakes hasilnya reaktif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, Wahyu saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/7). Seluruh pegawai Puskesmas Wajo kooperatif mengikuti rapid test. 10 Nakes yang juga ditemukan reaktif patuh mengikuti imbauan Tim Gugus untuk melakukan pemeriksaan lanjutan, melalui uji swab. “Rapidnya itu kita gelar tiga hari yang lalu. Kemudian kemarin kita lanjutkan dengan tes swab pada 10 orang yang reaktif. Saat ini para Nakes reaktif itu kita sampaikan untuk istrahat dan menjalani karantina mandiri sembari menunggu hasil swab keluar,” ungkapnya.

Meski 10 Nakes Puskesmas Wajo reaktif rapid test, kantor tetap dibuka. Begitu pula dengan aktivitas pelayanan tetap dilakukan. Untuk menjamin keamanan dari ancaman virus corona di tempat itu, Tim Gugus Tugas telah melakukan sterilisasi seluruh ruangan dengan penyemprotan desinfektan. “Sudah dua kali kita lakulan. Pelayanan kepada masyarakat tidak boleh lumpuh. Karena banyak yang membutuhkan layanan kesehatan, baik berkaitan dengan Covid-19 maupun penyakit lain. Makanya kami sudah menyiapkan tenaga relawan Covid berpendidikan D3 Perawat untuk ditempatkan di Puskesmas Wajo. Itu sebagai pendukung pelayanan tetap berjalan, meski 10 Nakes kita istirahatkan karena reaktif,” terang Wahyu.

Mantan Plt Kepala Dinas Perhubungan Kota Baubau itu menambahkan, Nakes yang reaktif masing-masing adalah Kepala Puskesmas dan tenaga surveilans, tenaga bidan empat orang, dan tenaga perawat empat orang. “Seluruhnya sudah menjalani karantina mandiri. Kita tawarkan karantina di hotel tapi mereka tidak mau dan lebih memilih di rumah masing-masing,” pungkasnya. (b/ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy