Pilkada Konut 2020, Duet Ruksamin-Raup Pecah – Kendari Pos
Nasional

Pilkada Konut 2020, Duet Ruksamin-Raup Pecah


KENDARIPOS.CO.ID — Dalam politik, tak ada kawan dan lawan abadi. Jargon itu sudah jamak. Realitasnya bisa dilihat di arena kontestasi Pilkada Konawe Utara (Konut). Pilkada lima tahun lalu, duet Ruksamin dan Raup bersatu menghadapi lawan yang sama, duet Aswad Sulaiman-Abuhera. Ruksamin dan Raup terpilih menjadi Bupati Konut dan Wakil Bupati Konut.

Kini, di Pilkada serentak 2020, duet Ruksamin-Raup (RR) pecah kongsi. Ruksamin sebagai petahana dan Raup sebagai penantang. Kawan jadi lawan. Sebaliknya, lawan Ruksamin pada Pilkada 2015 lalu, Abuhaera justru menjadi kawan. Abuhaera disebut-sebut bakal calon Wakil Bupati Konut mendampingi Ruksamin.

Petahana dan para penantang sudah bergerilya mencari parpol sebagai kendaraan politik. Petahana dan penantang di Pilkada Konut saling menebar optimistis dapat memenangkan palagan Pilkada dan memimpin pemerintahan di Bumi Oheo, Konawe Utara.

Sang petahana, Ruksamin sudah punya modal kursi. Partai yang dipimpinnya, PBB menjadi peraih kursi mayoritas di DPRD Konut. PBB punya tujuh kursi. Berbekal tujuh kursi, PBB sudah dapat mengusung satu pasangan calon meski tanpa koalisi. Syarat usungan satu pasangan calon bupati dan cabup Konut minimal diusung parpol dengan empat kursi di parlemen. Namun Ruksamin enggan jemawa.

Ruksamin yang juga Ketua DPW PBB Sultra tetap membangun komunikasi dan konsolidasi kepada beberapa partai. Hasilnya, Ruksamin satu-satunya bakal calon bupati yang mendapat surat tugas dari PDIP. PDIP punya tiga kursi di DPRD Konut. Begitu pula calon pasangan Ruksamin, Abuhaera telah memboyong rekomendasi Partai Golkar, yang diterimanya di DPP Golkar, Minggu (12/7). Golkar memilik satu kursi di DPRD Konut.

Sang petahana, Ruksamin enggan terlalu jauh menanggapi soal kesiapan Pilkada Konut. Dia mengaku konsentrasi memulihkan Konut dari Covid-19, menangani banjir dan menyelamatkan warga menjadi prioritasnya.

“Saya urus saja masyarakatku, biarkan yang lain sibuk sosialisasi. Saya fokuskan dulu di pemulihan Covid-19 dan banjir,” ujar Ruksamin kepada Kendari Pos dalam sebuah kesempatan.

Sementara itu, Sekretaris DPC PBB Konut, Iqbal sangat optimistis Ruksamin dapat memenangkan pertarungan di Pilkada Konut. Dengan kekuatan infrastruktur partai mulai dari tingkat kabupaten hingga desa menjadi mesin politik yang dapat memenangkan pertarungan.

Terkait rekomendasi, DPC PBB telah mengirimkan surat penetapan bakal calon ke DPP PBB, sambil menunggu pengesahan, penetapan dan rekomendasi bakal calon dari DPP PBB. “Kemungkinan minggu ini sudah keluar rekomendasinya,”ujar Iqbal.

Selain PBB, komunikasi partai koalisi juga intens dilakukan, baik Golkar, PDIP, Hanura dan Nasdem. Termasuk partai nonseat juga.

“Insya allah, dengan adanya koalisi beberapa partai, kami yakin kemenangan berpihak pada figur yang kami usung. Kami optimis, Ruksamin dapat memenangkan pertarungan di Pilkada Konut,”ungkap Iqbal. Informasi yang dihimpun Kendari Pos, Ruksamin-Abuhaera (Rabu Bersatu) juga mengincar Nasdem dan PKB. Selain itu, rekomendasi PDIP, Golkar dan PBB nantinya akan berlabuh pada pasangan Ruksamin-Abuhaera.

Dari barisan penantang, Raup terus bergerilya mencari dukungan parpol. Sebagai Ketua DPC PAN Konut, sudah dipastikan Raup bakal mengantongi rekomendasi PAN yang punya empat kursi di DPRD. Raup yang menggandeng Iskandar Mekuo (anggota DPRD Konut) sebagai bakal calon wakil bupati disebut-sebut mengincar PKB yang memiliki dua kursi di DPRD Konut.

Sekum DPD II PAN Konut, Indra Supriadi menuturkan arah dukungan PAN sudah ada kepastian mengarah pada Ketua DPD PAN Konut, Raup, yang juga menjabat sebagai wakil bupati. “Saya belum konfirmasi sama pak wakil (Rauf) tentang rekomendasi PAN. Kalau PAN sudah pasti ke pak wakil,”ujar Indra Supriadi, kemarin.

Wakil Ketua DPRD Konut itu menjelaskan PAN intens membangun komunikasi dan melakukan pendekatan kepada beberapa partai, baik PDIP, PKB, dan Nasdem. “Karena kita bangun komunikasi hanya itu,”sambungnya.

Sekum DPD PAN Konut optimis dapat memenangkan pertarungan. Alasannya sangat sederhana. “Potensi head to head sangat besar. Kita juga sudah lakukan kajian dan strategi langkah yang kita ambil dalam memenangkan Pilkada 9 Desember 2020,”pungkas Indra Supriadi.

Raup tak sendiri menantang petahana, Ruksamin. Figur lain yang disebut-sebut sebagai penantang adalah Sudiro, anggota DPRD Konut sekaligus Ketua Nasdem Konut. Balihonya sudah bertebaran di penjuru Konawe Utara.

Sudiro disebut-sebut bakal menggandeng istri mantan Bupati Konut, Isyatin Syam Aswad Sulaiman. Isyatin merupakan kader partai Demokrat. “Saya belum dapat informasinya, karena yang bersangkutan kader PD Sultra,”ujar Jefry Prananda, Ketua DPC Partai Demokrat Konut
Nasdem punya dua kursi di DPRD Konut. Untuk mengusung satu pasangan calon, Nasdem mesti berkoalisi dengan parpol pemilik dua kursi di DPRD.

Ketua Garda Bangsa DPC PKB Konut, Hendriawan menyampaikan rekomendasi PKB pada figur balon bupati dan balon wabup belum ada. “Belum keluar, masih berproses. Dalam waktu dekat rekomendasi keluar,”ujar anggota komisi I DPRD Konut itu. Raup dan Sudiro disebut memindang PKB (dua kursi di DPRD) sebagai kendaraan politik di Pilkada Konut. (min/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy