Pelaku UMKM dan Koperasi di Baubau dapat Bantuan Rp 13 Miliar – Kendari Pos
Bau-bau

Pelaku UMKM dan Koperasi di Baubau dapat Bantuan Rp 13 Miliar

KENDARIPOS.CO.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau kembali mendapat dukungan anggaran dari Pemerintah Pusat. Daerah yang dipimpin Wali Kota, AS Tamrin itu menerima plot anggaran Rp 13 miliar sebagai dana untuk para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta Koperasi. Seluruh dana tersebut akan dimanfaatkan untuk menggerakan ekonomi masyarakat. Sekretaris Kota (Sekot) Baubau, Roni Muhtar, mengatakan, anggaran sejumlah Rp 13 miliar yang diberikan Pemerintah Pusat tersebut sebagai apresiasi atas kinerja Pemkot yang dianggap sukses dalam melakukan refocusing dan realokasi anggaran menghadapi pandemi virus corona. Anggaran sebesar itu diperoleh Pemkot Baubau bersama empat daerah kabupaten/kota yang ada di Sultra.

“Nantinya bantuan sebesar Rp 13 miliar lebih ini akan digunakan untuk menggerakan ekonomi masyarakat yang ada di Kota Baubau. Didalamnya ada pelaku UMKM dan Koperasi,” kata Roni Muhtar saat membuka kegiatan pelatihan manajemen operasional dan pengelolaan koperasi serta UMKM tahun anggaran 2020. Dalam upaya pemulihan ekonomi masyarakat karena pandemi virus corona, pihaknya telah menyalurkan berbagai bantuan secara merata di masyarakat. Baik yang bersumber dari pusat, Pemerintah Provinsi, sumbangan suka rela maupun dari APBD. Hanya saja, dari dua indikator ekonomi mikro dan makro, masih ada selisih pendapatan yang tinggi antara masyarakat mampu dan menengah ke bawah.

“Semua item indikator makro ekonomi pembangunan Kota Baubau mulai dari angka pengangguran dianggap positif meski di masa Covid-19. Termasuk penghasilan masyarakat masih bagus. Hanya saja, dari indikator makro ekonomi masih minim adalah generatio. Yakni selisih penghasilan antara kelompok masyarakat kaya dengan masyarakat yang belum kaya masih tinggi,” ungkapnya.

Untuk itu, Pemkot Baubau akan konsen memberikan perhatian anggaran pada para pelaku usaha mikro kecil dan menengah. Temasuk soal realisasi penyaluran bantuan dana Rp 13 miliar dari Pemerintah Pusat. Kemudian ditambah dengan pengalokasian anggaran bagi Dinas Koperasi dan UMKM pada APBD 2021 mendatang akan dilakukan secara besar-besaran. “Sehingga jikalau ada keluh kesah pelaku usaha dan koperasi, datang temui langsung Kepala Dinas yang bersangkutan agar mendapatkan bantuan. Hanya memang koperasi harus difasilitasi pembentukannya. Karena akan sangat mudah memberikan intervensi bantuan anggaran kalau berbentuk wadah dibanding yang perorangan,”tutup Roni Muhtar. (b/ahi)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy