PCR di RSUD Djafar Harun Kolut Resmi Beroperasi – Kendari Pos
Kolaka Utara

PCR di RSUD Djafar Harun Kolut Resmi Beroperasi

Bupati Kolut, Nur Rahman Umar (kiri) bersama Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sultra, dr. Muhammad Ridwan (kanan) melihat bangunan isolasi pasien Covid-19 di Potoa Desa Sulaho usai meresmikan pengoperasian laboratorium PCR.

KENDARIPOS.CO.ID — Keberadaan Laboratorium Biomolekuler dan operasional alat pendeteksi virus polymerase chain reaction (PCR) di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Djafar Harun, diresmikan
Bupati Kolaka Utara (Kolut), Nur Rahman Umar. Meski sudah bisa beroperasi, masih ada yang beberapa kekurangan yang segera dilengkapi, termasuk izin operasional yang menjadi catatan pemerintah.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara (Sultra), dr. Muhammad Ridwan, yang turut hadir dalam seremonial peresmian tersebut mengatakan, pengurusan izin operasi tidaklah mudah dan harus penuh perjuangan. Itu sesuai pengalamannya saat menangani pengadaan PCR di RS Bahteramas. Ia juga sengaja datang langsung ke Kolut untuk mengecek sejumlah kesiapan sarana di laboratorium, khususnya zona pengoperasian PCR.

“Soal ini akan kami upayakan secepatnya meneruskan ke pusat guna mendapatkan PIN,” janji Ridwan, Sabtu (11/7) lalu. Terkait kekurangan lainnya yakni soal bahan kimia untuk mengetes darah, juga akan dipercepat penyediaannya dengan menindaklanjuti ke pihak Kementerian Kesehatan.

“Yang jelas dengan adanya alat ini (PCR) kami sangat apresiasi karena banyak manfaatnya. Tentu alat ini bukan hanya bisa mengecek Covid semata, tetapi bisa juga mengetahui apakah orang keracunan makanan atau tidak dan lainnya,” sambung Ridwan.

Menanggapi kekurangan tersebut, Bupati Kolut, Nur Rahman Umar, meminta Sekeretaris Kabupaten (Sekab), Taufik S., agar segera menindaklanjuti. Ia juga mengaku baru mengetahui hal itu pasca disampaikan dr. Ridwan. “Kalau tiga sampai empat bulan operasional, mungkin aman-aman saja. Namun selanjutnya itulah yang harus diperhatikan. Saya kira Sekab sudah bisa memikirkan hal ini,” pinta Kolut-1 itu.

Di tempat yang sama, Jubir Gugus Tugas Covid-19, dr. Syarif Nur, mengatakan, selain izin yang belum keluar, untuk uji kevalidan pemeriksaan masih akan dikirim ke RS Bahteramas Kendari. Kolut belum miliki alat tersebut sehingga diupayakan kedepan juga sudah ada dan mengoperasikan secara bersamaan dengan PCR. “Kalau soal PCR sendiri kapasitas yang kami miliki tiga kali lebih besar dari yang dimiliki RS Bahteramas dan diperkirakan mampu mengetes hingga 300 sample per hari,” bebernya.

Untuk skala kabupaten, Kolut merupakan daerah pertama yang memiliki PCR tersebut di Sulawesi Tenggara (Sultra). Nilai anggaran yang dihabiskan untuk mengadakan alat tersebut kurang lebih Rp 2 miliar. Karena kapasitasnya yang besar, tidak menutup kemungkinan bisa menerima pengetesan sampel dari kabupaten terdekat atau daerah dari provinsi tetangga di Sulawesi Selatan. (b/rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy