Muna Boyong WTP ke Empat, Berpeluang Dapat Tambahan DID – Kendari Pos
Nasional

Muna Boyong WTP ke Empat, Berpeluang Dapat Tambahan DID


KENDARIPOS.CO.ID — Tata kelola keuangan dan aset daerah Pemkab Muna kembali diapresiasi Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Manajemen keuangan daerah yang diterapkan Pemkab berbuah predikat wajar tanpa pengecualian (WTP). Prestasi itu membanggakan karena sudah empat kali diraih oleh Muna sepanjang kepemimpian Bupati Muna, LM. Rusman Emba dan Wakil Bupati Muna, Malik Ditu.

Predikat WTP diterima Wakil Bupati Muna Malik Ditu di kantor BPK Sultra, Senin (27/7) kemarin. Turut hadir Inspektur La Kuanto dan Ketua DPRD Muna Saemuna. Kendati tidak hadir langsung, Bupati Muna LM. Rusman Emba mengapresiasi BPK atas penyerahan predikat tersebut. Ia menerangkan penyerahan laporan hasil pemeriksaan (LHP) laporan keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kab. Muna tahun anggaran 2019 itu sesuai ekspektasinya. “Ini tentu prestasi dan alhamdulilah bisa dipertahankan,” ujarnya saat dihubungi Kendari Pos, kemarin.

Menurut Rusman, predikat WTP tidak diraih begitu saja. Ada kerja keras dan transparansi dalam penyusunan LKPD sehingga dianggap memenuhi kriteria sebagai laporan yang baik. Lebih jauh, WTP menjadi apresiasi bagi Pemkab yang telah berupaya menerapkan tata kelola keuangan yang akuntabel. “Ini buah kerja keras birokrasi selama ini. Termasuk upaya kita menata sistem keuangan,” terangnya.

Mantan anggota DPD RI itu menguraikan, sebelum predikat itu diraih, Pemkab telah menyerahkan dokumen LKPD tahun anggaran 2019 yang meliputi delapan bagian laporan. Beberapa diantaranya ialah laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih dan laporan arus kas. Seluruhnya berkenaan dengan pertanggung jawaban penggunaan anggaran pendapatan dan belanja daerah 2019. BPK sendiri menilai berdasarkan prinsip penyusunan LKPD yakni kesesuaian laporan dan penggunaan anggaran. “Makanya transparansi dan akuntabilitas dalam pelaporan sangat dijunjung tinggi,” tuturnya.

Rusman meneruskan, ada sejumlah keuntungan jika daerah sering meraih WTP. Salah satunya, kata mantan Ketua DPRD Sultra itu ialah peluang mendapatkan Dana Investasi Daerah. Rusman berharap WTP kali ini kembali menjadi modal kepercayaan bagi pusat untuk menitipkan dana kepada Pemkab. “Peluang dana DID bisa kembali dikucurkan di tahun depan,” tambahnya.

Ia melanjutkan, opini WTP juga menjadi dasar bagi Pemkab mengejar investasi maupun kucuran APBN. Rusman bertekad menerapkan sistem pemerintahan yang baik agar menambah kepercayaan pelaku usaha maupun pusat. Salah satu caranya ialah terus mengedepankan transparansi dalam manajemen keuangan. “Kami belum baca catatannya. Pasti ada rekomendasi perbaikan dan itu akan secepatnya ditindak lanjuti,” pungkas Rusman Emba.

Dihubungi terpisah, Ketua DPRD Muna Saemuna mengapresiasi predikat WTP yang sudah empat kali diraih. Hal itu menunjukan peningkatan yang positif terhadap tata kelola penyusunan laporan keuangan. Ia berharap WTP menjadi cambuk bagi birokrasi agar tidak saja menyajikan laporan dengan baik, tetapi juga mengelola APBD dengan akuntabel. “Kami beri apresiasi. Ini harus disupport agar terus dipertahankan,” imbuhnya. (ode/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy