Melanggar Kode Etik, Dua Oknum Penyelenggara Pilkada Konsel dan Konut Diproses – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Melanggar Kode Etik, Dua Oknum Penyelenggara Pilkada Konsel dan Konut Diproses

Hamiruddin Udu

KENDARIPOS.CO.ID — Dua oknum penyelenggara Pilkada di Kabupaten Konawe Selatan dan Konawe Utara diduga melanggar kode etik. Mereka disinyalir meloloskan anggota parpol saat rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di dua daerah itu.

Informasi itu disampaikan Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu saat ditemui Kendari Pos, kemarin. Katanya, kasus itu kini sedang diproses. Nantinya akan dikenakan saksi sebagai bentuk konsekuensi tidak mengindahkan kaidah regulasi yang telah di tetapkan. “Salah satu mekanisme dalam melakukan perekrutan PPK dan PPS adalah tidak diperbolehkan merekrut atau meloloskan peserta yang berafiliasi dengan parpol tertentu,” ungkapnya.

Ia menegaskan pihak penyelenggara harus benar-benar memegang teguh prinsip Standar Operasional Prosedural (SOP) yang telah digariskan. Sehingga pilkada terlaksana dengan baik dan bersih dari berbagai unsur negatif yang dapat mencederai berlangsungnya pesta demokrasi.

Sejauh ini, Bawaslu menangani kasus dugaan pelanggaran tahapan Pilkada sebanyak 54 kasus tersebar di tujuh kabupaten yang gelar Pilkada. Rinciannya 49 kasus hasil temuan Bawaslu dan 5 kasus dari laporan masyarakat. Jenis dugaan pelanggaran berbeda-beda.

“Awalnya yang diperiksa berjumlah 86 orang. Namun yang bisa diproses lebih lanjut hanya 54 orang. Daerah yang paling tertinggi terjadi pelanggaran adalah Wakatobi dengan total 31 kasus. Disusul Muna 23 kasus dan Buton Utara (Butur) dengan 12 kasus,”tandasnya. (m6/b).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy