KPU Sultra Batasi Pendamping Paslon saat Pendaftaran – Kendari Pos
Politik

KPU Sultra Batasi Pendamping Paslon saat Pendaftaran

La Ode Abdul Natsir

KENDARIPOS.CO.ID — Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan membuka pendaftaran pasangan calon (paslon) kepala daerah 4 September mendatang. Namun jumlah simpatisan dan pendukung yang menemani pasangan calon saat mendaftar akan dibatasi, sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Ketua KPU Sultra La Ode Abdul Natsir mengatakan pihaknya akan menerapkan regulasi khusus, pada berlangsungnya masa pendaftaran. Salah satunya, akan ada pembatasan jumlah peserta yang hendak memasuki ruang penerimaan berkas. Hanya mereka yang benar-benar memiliki kepentingan dan tidak bisa diwakilkan keberadaannya yang diizinkan masuk.

“Tidak diperkenankan membentuk sebuah kerumunan atau terdapat banyak peserta dalam ruangan. Jarak antara peserta wajib minimal satu meter. Sangat dianjurkan pula agar tidak menghadirkan gerak kontak fisik. Sistem tersebut sebagai upaya preventif terhindar penularan pandemik,”kata Ojo-sapaan akarab La Ode Abdul Natsir Muthalib kepada Kendari Pos, Kamis (9/7).

Ketentuan pembatasan jumlah peserta tersebut, kata dia, merujuk pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 6 tahun 2020, tentang pilkada dalam kondisi bencana non alam Covid-19.

“Pada pasal 49 sampai 56 berpesan bahwa yang boleh masuk dalam ruangan pendaftaran terdiri dari kandidat, termasuk ketua serta sekretaris parpol pendukung. Untuk figur jalur perseorangan, yang dibolehkan hanya pihak paslon. Untuk tim sukses tidak diperkenankan ikut serta,”tutur Ojo sapaan akrabnya.

Kordinasi paslon dengan penyelenggara KPU melalui Liaison Officer (LO) sangat dipandang perlu. Memastikan tata cara pendaftaran sesuai dengan protokol kesehatan. Di sisi lain, jika tim pendukung, pemantau dan media ingin menyaksikan prosesi pendaftaran, maka pihaknya akan menyediakan tayangan via siaran langsung.

“Kita akan manfaatkan teknologi informasi, untuk mengfasilitasi seluruh elemen yang berhasrat mengetahui secara ekslusif peristiwa pendaftaran,”urainya.

Ia menjelaskan, penekanan kepada paslon agar benar-benar menerapkan protokol kesehatan saat melakukan penyerahan dokumen pendaftaran. Berkas dokumen atau perlengkapan berbentuk fisik lainnya, harus dibungkus dengan bahan yang tahan terhadap zat air. Sebelum dokumen diserahkan maupun diterima penyelenggara, dilakukan penyemprotan disinfektan terlebih dahulu.

“Petugas yang menerima dokumen, kami pastikan steril dari pengaruh pandemik. Pasalnya sebelum bertugas mereka wajib melewati serangkaian pemeriksaan kesehatan. Termasuk saat bertugas mutlak mengenakan masker dan sarung tangan sekali pakai. Yang tidak berkepentingan dengan penyerahan berkas dokumen atau perlengkapan secara fisik, dilarang hadir atau berkerumun di tempat penyerahan berkas dokumen,”jelasnya. (m6/b).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy