Kemenag Izinkan Salat Iduladha di Zona Hijau dan Kuning – Kendari Pos
Nasional

Kemenag Izinkan Salat Iduladha di Zona Hijau dan Kuning

Ilustrasi pelaksanaan salat Id sesuai protokol kesehatan. (Foto: CNNIndonesia/Safir Makki)


KENDARIPOS.CO.ID — Umat Islam di seluruh belahan dunia akan merayakan Hari Iduladha 1441 Hijriah. Tak terkecuali umat Islam di Sultra. Hari raya kurban ini disambut suka cita, karena pemerintah mengizinkan salat iduladha di masjid dan lapangan di tengah pandemi Covid-19.

Tapi itu izin itu berlaku khusus zona hijau dan kuning dari paparan Covid-19. Itupun dibarengi kewajiban menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Larangan salat iduladha berlaku bagi wilayah di zona merah Covid-19.

Beberapa pemerintah kabupaten dan kota di Sultra mengizinkan penyelenggaraan salat iduladha di wilayahnya. Syaratnya harus menerapkan prokes secara ketat dan memastikan Panitia Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) menyediakan fasilitas cuci tangan, lokasi salat disemprot disinfektan, membatasi pintu keluar dan masuk untuk memudahkan pengawasan prokes, dan alat pengukur suhu tubuh.

Kakanwil Kemenag Sultra, Fesal Musaad mengatakan daerah yang diizinkan melaksanakan salat iduladha adalah bebas dan aman dari penularan Covid-19 atau yang dinyatakan aman oleh Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sultra dan daerah masing-masing.”Kewengan ada pada daerah masing-masing. Pemda dan kemenag didaerah tentu sudah koordinasi. Kalau ada wilayahnya atau kelurahannya yang hijau, itu bisa menggelar salat iduladha dengan menerapkan prokes ketat,” ungkap Fesal kepada Kendari Pos, Rabu (29/7).

Fesal menganjurkan pelaksanaan salat dan khutbah iduladha dipersingkat, tentunya tanpa mengurangi ketentuan syarat dan rukunnya. Menurutnya, prokes diterapkan bukan hanya saat salat saja namun juga dalam proses penyembelihan hewan kurban,termasuk proses distribusi daging kurban. “Semuanya sudah diatur. Salat sesuai panduan yang ditetapkan pemerintah dan khutbahnya singkat. Setiap daerah sudah kami anjurkan buat khutbah singkat,” ujar Fesal Musaad.

Kemenag Sultra mengimbau anak-anak berusia di bawah 10 tahun dan lansia (lanjut usia) yang rentan tertular penyakit, serta orang dengan sakit bawaan yang berisiko tinggi terhadap Covid-19 tidak ikut serta salat iduladha.

Di Kendari, Pemkot bersama Kemenag Kota Kendari, Forkopimda, MUI dan beberapa perwakilan ormas Islam meneken maklumat tentang pencegahan penyebaran covid-19 saat Iduladha besok. “Maklumat ini diterbitkan untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 selama hari raya iduladha. Diharapkan masyarakat dan takmir masjid menaati maklumat,” kata Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, kemarin.

Maklumat itu tidak memperkenankan pelaksanaan salat iduladha di lapangan terbuka, ruas jalan umum dan fasilitas terbuka lainnya bagi wilayah yang masuk zona merah. Hanya wilayah zona hijau dan kuning yang dibolehkan menggelar salat iduladha. Selain itu, penyembelihan hewan kurban harus sesuai protokol penyembelihan dari dinas terkait. Demikian pula mekanisme distribusi daging hewan kurban, hendaknya diantarkan ke rumah para penerima.

Ditanya soal kelurahan mana saja yang boleh melaksanakannya, Sulkarnain menyebut tergantung kondisi wilayahnya pada H-1 hari raya iduladha. “Perkembangan Covid-19 ini dinamis. Kadang menurun kadang bertambah. Itu berpengaruh terhadap kondisi wilayahnya. Kadang masuk zona merah, berubah jadi kuning, kadang juga jadi hijau. Atau sebaliknya, hijau jadi merah. Intinya kita bersiap saja hingga H-1. Warga di zona merah saya imbau salat iduladha di rumah saja,” kata Sulkarnain.

Prokes Covid Ketat Wajib Ditunaikan

Pemkab Buton, Konkep, Kota Baubau, Pemkab Kolut, dan Mubar akan menggelar salat iduladha berjemaah. Ada bupati yang memilih salat di masjid, adapula bersama warganya di lapangan terbuka. Bupati Buton, La Bakry di Lapangan Banabungi Pasarwajo
, Bupati Konkep Amrullah di Masjid Al Muhajirin Langara, Wabup Konkep, Andi Muh.Lutfi di Masjid Nurul Falah Lampeapi, Wali Kota Baubau, AS Tamrin di Masjid Agung Kota Baubau dan Wakil Wali Kota Baubau di Masjid Islamic Center.

Sedangkan Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir direncanakan salat iduladha di rujab wali kota, Bupati Kolut, Nur Rahman Umar di Masjid Agung Lasusua, Wakil Bupati Kolut, Abbas di Masjid Darussalam, Kec.Ngapa, Bupati Kolaka Ahmad Safei dijadwalkan salat iduladha di Masjid Agung Khaerah Ummah dan Pemkab Mubar di Lapangan Sepakbola Kelurahan Waumere.

Pemkab Bombana mengizinkan warganya di zona hijau dan kuning untuk menggelar salat iduladha. Bupati Bombana, Tafdil menghimbau masyarakat Bombana, para camat, kepala desa dan lurah memantau aktivitas warganya saat salat iduladha. Masyarakat wajih patuh pada prokes pencegahan Covid-19. “Wajib pakai masker saat salat, jaga jarak, jangan bersalaman usai salat,” ujar Bupati Bombana dua periode itu.

Prokes ketat dalam salat iduladha dan penyembelihan hewan kurban juga dianjurkan Bupati Kolaka Utara (Kolut), Nur Rahman Umar. Misalnya, seluruh jemaah diminta langsung pulang usai salat berjemaah tanpa dibarengi jabat tangan dan pelukan. “Semua yang datang salat nanti wajib pakai masker, saf berjarak dan khutbah dipersingkat tanpa mengurangi syarat dan ketentuan hukumnya,” kata Bupati Kolut, Nur Rahman Umar.

Pemerintah desa dan camat menyiapkan tempat cuci tangan dan hand sanitizer di lokasi salat iduladha. Pemkab Kolut membolehkan semua kecamatan menggelar salat iduladha. “Semuanya boleh ibadah baik di masjid atau lapangan terbuka. Tapi dengan catatan, prokes pencegahan Covid-19 harus ketat,”ungkapnya. Pemkab Kolut memperbanyak lokasi pelaksanaan saalat guna mengurangi kepadatan jemaah di setiap lokasi. Alasan itulah yang mendasari juga hingga saf direnggangkan.

Hal yang sama berlaku di Kolaka Timur. Salat iduladha hanya berlaku di daerah hijau dengan penerapan prokes ketat. Kepala Kemenag Koltim, Muh. Yusuf mengatakan, pelaksanaan salat Idul Adha di Koltim dapat dilaksanakan di masjid, aula, musala dan lapangan. Pengurus masjid harus menyiapkan alat tes suhu tubuh, tempat cuci tangan, pakai masker dan menjaga jarak. “Saya minta umat Islam di Koltim taat atas prokes Covid-19,” ujarnya.

Pemkab Mubar menggelar salat iduladha di lapangan sepakbola Kelurahan Waumere, Kecamatan Tiworo Kepulauan (Tikep). “Salat iduladha dipusatkan di lapangan sepak bola Kelurahan Waumere bersama Bupati Mubar dan masyarakat,”ungkap Wakil Bupati Mubar, Achmad Lamani. Masjid-masjid di desa dan kelurahan diizinkan menggelar salat berjemaah. Namun prokes pencegahan Covid-19 tetap dijalankan.

Bupati Kolaka Ahmad Safei dijadwalkan akan salat iduladha di halaman Masjid Agung Khaerah Ummah. Ahmad Safei juga akan menyerahkan hewan kurban.

“Informasi sementara yang kami terima, bupati akan kurbankan dua ekor sapi. Tapi ini masih informasi awal dan kemungkinan akan bertambah,” ungkap Kabag Kesra Setda Kolaka, Andi Pangoriseng saat ditemui, Rabu (29/7) kemarin.

Andi Pangoriseng mengimbau agar salat digelar di halaman mesjid atau di lapangan. “Kami imbau agar tidak dilaksanakan di dalam masjid. Tapi jika halaman masjidnya tidak memungkinkan menampung jemaah, maka kami izinkan digelar di dalam masjid dengan catatan terapkan prokes secara ketat,” jelas mantan Sekdis Pariwisata Kolaka itu. (ags/m6/kmr/rus/kus/yaf/fad/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy