Kembangkan Sektor Pertanian dan Perkebunan, Abu Hasan Bangun Jalan Usaha Tani – Kendari Pos
Buton Utara

Kembangkan Sektor Pertanian dan Perkebunan, Abu Hasan Bangun Jalan Usaha Tani

Bupati Butur, Abu Hasan (kanan) didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Butur, Wawan Wardaya (tiga dari kiri) saat meninjau pembukaan jalan di kawasan Lapero-Langere.


KENDARIPOS.CO.ID — Kabupaten Buton Utara (Butur) punya tanah yang subur untuk bercocok tanam. Potensi pertanian dan perkebunannya pun sangat mumpuni. Tak sedikit petani di berjuluk Lipu Tinadeakono Sara tersebut mengandalkan hasil pertanian dalam kehidupannya.

Bupati Buton Utara (Butur), Abu Hasan tak tinggal diam. Dia ingin mengantarkan rakyatnya menuju hamparan kesejahteraan. Pengembangan sektor pertanian dan perkebunan terus digenjot Abu Hasan. Untuk menyukseskan itu semua, atas kebijakan Bupati Butur, para petani mendapat bibit gratis. Abu Hasan juga menyediakan subsidi pembukaan lahan petani.

Untuk urusan produksi dan pemasaran hasil bumi pun jadi perhatian penuh Abu Hasan.
Atas instruksi Bupati Abu Hasan, Dinas Pertanian Butur membangun jalan usaha tani untuk memudahkan para petani memobilisasi dan pemasaran hasil panen petani. Anggaran ratusan juta rupiah sudah disiapkan.

Bupati Butur, Abu Hasan memastikan, pembangunan jalan usaha tani harus sesuai dengan standar biaya berdasarkan peraturan yang berlaku, meliputi kawasan budidaya tanaman pangan, kawasan budi daya perkebunan, dan kawasan budidaya hortikultura.

“Sebanyak tujuh ruas jalan usaha tani dibangun tahun ini. Tentu, diharapkan setelah jalan pertanian ini terbangun, maka akan memudahkan para petani dalam mengangkut hasil budi daya untuk dipasarkan di desa atau di kota,” ujar Abu Hasan kepada Kendari Pos, Rabu (1/7).

Ketua PDI-Perjuangan Sultra itu menambahkan, penetapan lokasi pembangunan jalan usaha tani telah memenuhi persyaratan sesuai dengan kriteria yang telah di tentukan. “Lahan yang mendapat program dimaksud, dijamin tidak dialihfungsikan menjadi fungsi lain. Ini dibuktikan dengan surat pernyataan kelompok tani atau gapoktan bermaterai. Selain itu, petani bersedia bekerja dalam kelompok dan petani bersedia melepaskan sebagian lahannya tanpa ganti rugi,” tandasnya Abu Hasan. (had/b)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy