Kasus Penikaman di THM Barcode, Penetapan Tersangka Dianggap Janggal – Kendari Pos
Hukum & Kriminal

Kasus Penikaman di THM Barcode, Penetapan Tersangka Dianggap Janggal

KENDARIPOS.CO.ID — Kasus dugaan penikaman yang dilakukan seorang remaja bernama Aldo saat insiden pertikaian antar kelompok di depan Barcode bulan lalu menjadi sorotan penasehat hukum tersangka.

Pengacara Aldo, Nasrudin SH menemukan hal yang janggal dalam penerapan pasal yang dibuat oleh Penyidik Kepolisian Polsek Kemaraya. Pasal yang diterapkan 351 Junto 55 KUHP. Menurutnya, penerapan pasal 55 dimaknai bahwa turut bersama-sama.

Namun, dalam kenyataanya kasus tersebut hanya menetapkan satu orang tersangka yaitu Aldo.

“Penerapan pasal 55 yang kami bingungkan. Seharusnya kalau turut bersama-sama artinya lebih dari satu orang. Tapi kok hanya Aldo saja yang ditetapkan sebagai tersangka,”tegas Nasrudin.

Sebelumnya, Nasrudin mempertanyakan reka ulang yang digelar Polsek Kemaraya. Dalam rekonstruksi tersebut, Nasrudin melihat tak hanya Aldo yang melakukan pengejaran terhadap korban sebelum korban loncat di Teluk Kendari. Namun, pengejaran dilakukan oleh dua orang lainnya.

“Termasuk saksi bernama Kevin yang tidak dihadirkan dalam reka ulang,”tuturnya

Untuk diketahui, Polsek Kemaraya bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kendari telah menggelar reka ulang kasus pertikaian kelompok di depan THM Barcode. Ada 23 adegan yang diperagakan pelaku termasuk adegan para saksi saat mengejar korban. Menurut Jaksa, reka ulang itu dilakukan guna melengkapi berkas penyidikan.

“Gelar pekara dilakukan untuk merampungkan berkas penyidikan,”kata IPTU Ridwan Kapolsek Kemaraya. (c/ade)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy