Kakao Program Revitalisasi Mulai Dipanen – Kendari Pos
Kolaka Utara

Kakao Program Revitalisasi Mulai Dipanen

Bupati Kolut, Nur Rahman Umar (kiri) bersama Wakilnya, H. Abbas dalam panen perdana kakao hasil program revitalisasi yang direalisasikan pada masa pemerintahan kedua pimpinan daerah tersebut


KENDARIPOS.CO.ID — Program revitalisasi kakao yang dicanangkan Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) dengan masa tanam Januari-Februari 2019 lalu, sudah membuahkan hasil. Bupati, Nur Rahman Umar dan Wakil Bupati, H. Abbas, baru saja melakukan panen perdana di Desa Powalaa, Kecamatan Pakue Tengah. Nur Rahman Umar mengapresiasi para petani karena kakao yang ditanam telah berbuah dengan baik. Hal ini diyakini merupakan bentuk keseriusan mereka merawat tanaman dengan harapan ingin memperbaiki sumber pendapatan ekonomi di masa yang akan datang. “Bukan luas lahan yang menjadi tolak ukur keberhasilan tanaman, namun cara perawatannya. Meski luas tetapi tidak dirawat ya kerdil. Kakao di lahan sempit yang dipelihara dengan baik tentu bisa berbuah lebat. Kuncinya ulet,” papar bupati, Kamis (16/7).

Meski usia kakao masih muda, aksi panen perdana tersebut setidaknya telah memberikan gambaran jika program tersebut sedang mengarah pada tingkat keberhasilan. Program itu tinggal dilanjutkan dengan pendampingan hingga tanaman kakao berusia matang. “Sudah ada titik terang menuju masa kejayaan kakao di masa yang akan datang,” ucapnya riang.

Di tempat terpisah, Kadis Perkebunan Kolut, Ismail Mustafa, memaparkan jika kakao yang dipanen perdana di Desa Powalaa merupakan bibit yang disalurkan pada pengujung 2018 silam. Di sana terdapat dua kelompok besar yang terlibat dalam program dengan masa tanam Januari-Februari 2019. “Sebenarnya ini musim kedua kakao petani setempat berbuah. Pembuahan awal memang dibuang buahnya agar pertumbuhan tanaman lebih cepat dan tidak terganggu. Hasilnya yang dipanen kemarin buahnya besar-besar,” bebernya.

Apakah sudah bisa dikatakan jika program revitalisasi telah berhasil. Kata Ismail, itu belum menjadi standar namun sudah ada titik terang mengarah ke arah tersebut. “Program ini prosesnya panjang dan masih sementara berjalan. Yang terpenting harus diketahui jika tanaman kakao dari program ini rata-rata telah berbuah dan kami sedang menyongsong menyambut masa kesuksesan petani itu,”imbuhnya.

Tahun ini kembali akan menyiapkan 1,5 juta bibit dengan luas lahan siap tanam berkisar 1.500 hektare. Bibit akan didrop ke sejumlah kecamatan sesuai permintaan petani. Warga di Pakue Utara dan Pakue Tengah terbanyak mengajukan permohonan. “Selamat menikmati hasil bagi para petani yang kakaonya telah berbuah. Yang belum menanam, mulailah dari sekarang. Contoh orang-orang yang sudah berhasil,” pungkasnya. (b/rus)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy