Jelang Idul Adha, Harga Bahan Pokok di Kendari Stabil – Kendari Pos
Ekonomi & Bisnis

Jelang Idul Adha, Harga Bahan Pokok di Kendari Stabil

Aktivitas jual beli di Pasar Baruga, Kendari, beberapa waktu lalu.


KENDARIPOS.CO.ID — Menjelang hari raya Idul Adha 1441 H, harga kebutuhan pokok di Kota Kendari terpantau stabil. Kenaikan harga hanya terjadi pada komoditas cabai, telur ayam, dan daging ayam.

Pantauan Kendari Pos, Rabu (29/7) di beberapa pasar tradisional, diketahui tidak terjadi gejolak harga yang berarti. Harga komoditas seperti beras, minyak goreng, tepung terigu, bawang merah, bawang putih, daging sapi, dan bahan pokok lainnya relatif masih stabil.

Zainal, salah satu pedagang di Pasar Baruga menjual bawang putih dan bawang merah masing-masing seharga Rp 25 ribu dan Rp 35 ribu per kg. Sementara, tomat dan kol ditawarkan seharga Rp 10 ribu dan Rp 9 ribu.

“Harga bawang putih dan bawang merah tidak naik. Bawang merah ada yang harga Rp 30 ribu dan ada juga harga Rp 35 ribu satu kilo tergantung ukurannya. Kalau tomat harganya malah turun sejak tiga hari lalu dari Rp 15 ribu jadi Rp 10 ribu,” ujarnya, kemarin.

Hasma yang khusus menjual bawang merah dan bawang putih mengungkapkan hal senada. Bawang putih ia ditawarkan Rp 25 ribu per kg sedangkan bawang merah Rp 35 ribu untuk setiap kilonya. Bawang merah tersebut berasal dari daerah Bima dan Enrekang yang telah dicampur saat dijual.

“Harga beli bawang merah dari Bima dan Enrekang hampir sama, jadi saya campur. Saya jualkan Rp 35 ribu satu kilo. Beli banyak harga bisa kurang,” ungkap Hasma, pedagang di Pasar Baruga.

Harga bawang di Pasar Korem dan Pasar Mandonga juga tak jauh berbeda dari Pasar Baruga kendati lebih mahal. Di kedua pasar tradisional ini, rata-rata pedagang menawarkan per kg bawang putih seharga Rp 30 ribu dan bawang merah Rp 40 ribu.

Sementara, harga komoditas wortel dan kentang di Pasar Baruga terpantau stabil. Per kg nya, kentang dibanderol Rp 10 ribu hingga Rp 15 ribu tergantung ukurannya. Wortel juga demikian. Adapun sawi putih dijual seharga Rp 15 ribu per kg. Kasmawati, pedagang di Pasar Baruga yang menjul kentang, wortel, dan sawi mengaku mendatangkan produknya dari daerah Malino, Bantaeng, dan Enrekang. Karena harga belinya murah, maka dijualkan juga dengan harga murah meskipun jelang lebaran di mana permintaan cenderung meningkat. Berbeda dengan Pasar Baruga, harga kentang dan wortel di Pasar Korem dan Mandonga tercatat jauh lebih tinggi. Kentang dan wortel rata-rata ditawarkan seharga Rp 18 ribu hingga Rp 20 ribu per kg. Sedangkan tomat dijual seharga Rp 15 ribu per kg.

Harga komoditas cabai terpantau meningkat di sejumlah pasar. Cabai rawit Indofood yang banyak dijuak pedagang ditawarkan seharga Rp 60 ribu per kg sedangkan cabai merah besar Rp 50 ribu per kg, begitupula cabai keriting mengalami kenaikan.

Kenaikan harga juga tercatat pada telur ayam ras. Rata-rata pedagang menawarkan telur ayam ras seharga Rp 46 ribu hingga Rp 58 ribu. Sejumlah pedagang bahkan menjual telur ukuran terkecil dengan harga Rp 50 ribu per rak. Pedagang telur di Pasar Baruga, Ernianti membanderol telur yang didatangkan dari Sidrap seharga Rp 50 ribu, Rp 55 ribu, hingga Rp 58 ribu per rak. Sementara, Desiya yang merupakan pedagang besar telur menawarkan harga terendah Rp 46 ribu. Ia juga menjual telur berdasarkan tingkatannya seharga 48 ribu, Rp 50 ribu, Rp 55 ribu, dan Rp 58 ribu per rak.

“Harga telur mulai mahal dalam beberapa hari ini. Sebelumnya harga termurah bisa Rp 38 ribu saja sedangkan tertinggi hanya sampai Rp 50 ribu. Ya, mau diapa, harga dari sana (Sidrap) yang memang naik,” dijelaskan Desiya.

Harga daging sapi juga terpantau normal. Di Pasar Mandonga, per kg nya rata-rata dibanderol Rp 130 ribu sedangkan khusus tulang sapi ditawarkan Rp 90 ribu per kg. Sementara pada ayam potong (broiler) terjadi peningkatan harga. Ukuran paling kecil dibanderol Rp 35 ribu sedangkan yang paling besar dijual hingga Rp 80 ribu per ekor. Komoditi ikan-ikanan tidak mengalami perubahan harga.

Komoditas lainnya yang juga mencatatkan harga normal meliputi gula pasir Rp 15 ribu per kg, tepung terigu Rp 8 ribu hingga Rp 10 ribu per kg, beras Rp 9 ribu hingga Rp 11 ribu per kg, minyak goreng Rp 14 ribu hingga Rp 17 ribu per liter.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Tata Tertib Niaga (PKTN) Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Sulawesi Tenggara (Sultra), Sutomo mengatakan bahwa menjelang Idul Adha pergerakan harga masih dalam kondisi stabil. (b/uli)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy