Guru Bisa Sisipkan Materi Budaya Dibahan Ajar – Kendari Pos
Edukasi

Guru Bisa Sisipkan Materi Budaya Dibahan Ajar

Asrun Lio Plt. Kepala Dinas Dikbud Prov Sultra

KENDARIPOS.CO.ID — Merebaknya pandemi Covid-19 membuat aktivitas belajar siswa digelar secara daring. Akibatnya, beberapa agenda sekolah seperti pagelaran seni maupun pekan olah raga dan seni (Porseni) tertunda. Pemprov Sultra melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) berupaya mempertahankan eksistensi seni dan budaya lokal di saat virus korona mewabah. “Sebenarnya ada cara untuk itu, misalnya, guru bisa menyisip info seni dibahan ajarnya. Bisa juga memberikan ilustrasi atau contoh soal yang mengarah pada budaya lokal,” kata Asrun Lio Plt. Kepala Dinas Dikbud Sultra.

Kata Asrun, pihaknya terus berupaya mempertahankan eksistensi seni dan budaya lokal di tengah pademi ini. Sejak 27 – 29 Juli lalu, ia mengatakan telah sukses menyelenggarakan pagelaran seni dan budaya di UPTD Kantor Museum dan Taman Budaya Dikbud Sultra.

Kegiatan yang dihadiri beberapa perwakilan sekolah itu, kata dia, dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan. Menampilkan ragam seni dan budaya, di antaranya, tari dan musik dari berbagai sanggar dan komunitas budaya di Sultra.

Akademisi UHO ini mengungkapkan seni dan budaya yang dimiliki Sultra memiliki nilai yang sangat tinggi, apabila terus digali, tidak akan habis. Berbeda dengan sumber daya alam seperti nikel dan batu bara yang memiliki batas ketersediaan.

“Kita tahu bahwa sumber daya alam apabila digali terus, akan semakin habis. Namun ini berbeda dengan sumber daya seni budaya jika digali, tidak akan pernah habis. Justru semakin kaya, karena nilai yang terkandung didalamnya sangat tinggi,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelestarian seni dan budaya ini sesuai dengan visi dan misi Gubernur Ali Mazi dan Wakil Gubernur Lukman Abunawas, yakni Sultra Beriman. Sehingga harus dijaga dan selalu dilestarikan agar kedepan seni budaya Sultra semakin berkembang.

“Jadi ini merupakan tugas Dikbud Sultra untuk selalu memelihara dan melindungi seni dan budaya lokal yang ada di Sultra, agar tetap berkembang,” jelasnya. Pagelaran seni dan budaya ini merupakan salah satu wadah untuk menunjukan keterampilan, kecakapan dalam mengolah seni budaya dari para generasi penerus bangsa. Meskipun tidak disaksikan secara langsung oleh siswa karena pandemi saat ini, akan tetapi setidaknya siswa yang menyaksikan secara online, maka bisa memperoleh pengetahuan soal seni dan budaya daerahnya. (ags/adv)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy