Dana Transfer Terhambat, Pegawai di Konut Belum Gajian – Kendari Pos
Konawe Utara

Dana Transfer Terhambat, Pegawai di Konut Belum Gajian

KENDARIPOS.CO.ID — Terhambatnya pencairan dana transfer dari Kementerian Keuangan yang masuk ke kas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut) berimbas pada terlambatnya pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) pada bulan Juli 2020. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) Konut, Marthen Minggu. “Keterlambatan pembayaran gaji ASN disebabkan dana transferan dari Kementerian Keuangan yang belum dikirim. Padahal biasanya, paling lambat tanggal 30 sudah ditransfer dari pusat,” ujar Marthen Minggu, Selasa (14/7).

Akibatnya meski telah memasuki pertengahan Juli, ASN di Konut belum menerima gaji yang menjadi hak sebagai abdi negara. Marthen Minggu menambahkan, baru kali ini, keterlambatan pembayaran gaji ASN terjadi. Meski demikian, BKAD Konut terus berupaya menjalin koordinasi dan komunikasi dengan pihak Kemenkeu perihal dana transfer, kapan direalisasikan oleh Pemerintah Pusat.

“Dari komunikasi yang telah dilakukan, Kemenkeu berjanji akan dilakukan transfer pada minggu ini. Bisa jadi dana transfer dari pusat masuk antara besok, atau paling terakhir sampai Jumat,” katanya. Gaji ASN Konut, kata mantan Kepala Inspektorat itu, melekat pada dana alokasi umum (DAU) yang setiap bulannya dikirim Kementerian Keuangan mencapai Rp 33 miliar. “Gaji ASN berkisar Rp 11 miliar sampai Rp 12 miliar. Selebihnya diperuntukkan bagi kegiatan pemerintah yang wajib seperti proyek atau dana rutin OPD,” sambung Marthen Minggu. Keterlambatan dana transfer dari Kemenkeu, tak hanya berimbas pada keterlambatan gaji ASN. Melainkan berdampak pada pembayaran dana pelaksanaan tahapan Pilkada. (b/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy