Cegah Banjir, Pemkab Konut Tata Infrastruktur – Kendari Pos
Konawe Utara

Cegah Banjir, Pemkab Konut Tata Infrastruktur

Bupati Konut, H. Ruksamin (tengah) bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae (kedua dari kiri) serta para Pejabat Kementerian PUPR. Mereka melakukan pemantauan pembangunan jembatan Asera dan menunjau lokasi titik banjir.

KENDARIPOS.CO.ID — Setiap tahun, Konawe Utara (Konut) menjadi wilayah langganan banjir. Dampaknya, tak hanya merendam pemukiman warga, tetapi juga merusak sarana dan prasana umum. Baik jembatan maupun jalan. Kondisi itu dipaparkan Bupati Konut, Ruksamin ketika menerima kunjungan kerja Wakil Ketua Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ridwan Bae bersama pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Bumi Oheo tersebut.

Ruksamin menuturkan, kondisi infrastruktur jalan, jembatan dan fasilitas umum yang rusak pasca banjir perlu mendapatkan perhatian dan perbaikan. “Berdasarkan sejarah dan geografis, Sungai Lasolo dan Lalindu selalu meluap setiap tahun. Kiranya dilakukan pekerjaan perbaikan yang masuk dalam tanggung jawab skala kementerian,” pinta Ruksamin di hadapan Ridwan Bae dan pihak Kementerian PUPR, kemarin.

Kondisi jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan Kabupaten Konawe dan Konawe Utara, di Kecamatan Morosi, tak luput disuarakan Ruksamin untuk dilakukan perbaikan. Pasalnya, kondisi jalan yang telah rusak bertahun-tahun itu memberi dampak negatif pada warga Konut dan Sulawesi Tengah yang melintas. “Jalur utama Trans Sulawesi perlu perhatian perbaikan. Karena ini masuk jalan nasional,” tegas Bupati Konut.

Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae, mengapresiasi gerak cepat Pemkab Konut dalam menjalin koordinasi. Baik di DPR RI maupun lingkup Kementerian. Terkait banjir yang melanda Konut, kata mantan Bupati Muna itu, Sungai Lasolo memang perlu penanganan, penelitian dan peninjauan agar ada solusi penanganan banjir.

“Sudah menjadi tugas saya untuk menyelesaikan masalah jalan ini bersama Kementerian PUPR. Tapi saya juga meminta agar Pemkab Konawe tidak tinggal diam dan tetap melakukan koordinasi,” saran Ridwan. Sementara itu Kepala Balai Wilayah Sungai Sulawesi IV Kendari, Haeruddin C. Maddi, mengaku akan melakukan penanganan secara komprehensif terhadap daerah aliran sungai (DAS) yang ada di wilayah Konut.

Terkait jalan Trans Sulawesi, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Tenggara, Yohanis Tulak Todingrara, mengaku terdapat tantangan yang menjadi permasalahan disektor jalan. Terutama adanya angkutan logistik, batu, pasir dan lainnya yang memiliki tonase tinggi.

“Hasil rapat, kami akan membentuk tim pengawas untuk memantau armada yang overload angkutan,” katanya. Sedangkan jembatan Asera yang sementara dalam proses pembangunan diupayakan tuntas bulan Maret 2021 sesuai target. “Untuk jalanan di daerah genangan sudah diteliti dan akan dibenahi. Baik ditinggikan atau dengan cara lain, sepanjang koridor kami,” pungkasnya. (b/min)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Berita Terbaru Lainnya

Copyright © 2015 PT. Media Kita Sejahtera Jl. Malik Raya No.50 Mandonga, Kendari - Sultra, Hp: 08114052225 (sms) Email: kendariposonline@gmail.com Time: Monday, 30 October 2017 07:12:21

To Top
error: Silahkan hubungi admin jika ingin mengcopy